Pastikan MBG Aman saat Dikonsumsi Siswa, Dispangtan Kota Cimahi Rutin Lakukan Uji Mutu Pangan
Uji mutu pangan secara rutin dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi guna memastikan makanan bergizi gratis (MBG) aman saat dikonsumsi para siswa di berbagai sekolah di Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - uji mutu pangan secara rutin dilakukan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi guna memastikan makanan bergizi gratis (MBG) aman saat dikonsumsi para siswa di berbagai sekolah di Kota Cimahi.
Pengujian mutu pangan tersebut dilakukan setiap dua minggu dalam sekali yang dilaksanakan di Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) yang baru tersedia di satu lokasi, yakni di Yayasan Arara Visi Hijau, Kelurahan Pasirkaliki.
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Maryam menyebut, sebanyak delapan sampel pangan segar diuji dengan menggunakan rapid test kit dengan rincian lima bahan diuji untuk residu pestisida, satu bahan untuk formalin, dan dua bahan untuk boraks.
"Jenis pangan yang diuji mencakup cabai merah, bawang putih, bawang merah, sawi hijau, wortel, daging ayam, dan susu pasteurisasi," kata Tita.
Lantaran Kota Cimahi baru memiliki satu SPPG saja, sambung Tita, maka pengujian dilakukan secara rutin setiap dua pekan sekali.
"Hasil pengujian menunjukkan semua sampel bebas dari residu pestisida, formalin, dan boraks. Jadi, seluruh bahan dinyatakan aman untuk dikonsumsi," ucapnya.
Idealnya, terang Tita, dengan jumlah siswa di Kota Cimahi yang mencapai 30.000 orang, maka dibutuhkan sekitar 10.000 SPPG untuk memastikan distribusi MBG ini bisa berjalan optimal.
"Sayangnya saat ini baru ada satu SPPG yang melayani sekitar 3.000-3.500 siswa," terangnya.
Meski begitu, pihaknya berharap program MBG tersebut dapat terus berjalan dengan baik dan keamanan pangan tetap terjamin.
"Sehingga masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan manfaat kesehatan dari paket makanan bergizi tersebut," tandasnya.***
Editor : JakaPermana
