PB Jaya Raya Bandung Dibentuk, Bidik Talenta Bulutangkis Muda dari Seluruh Jabar

Upaya melahirkan atlet bulutangkis berprestasi dari Jabar terus didorong berbagai pihak. Salah satunya melalui pembentukan klub satelit PB Jaya Raya Bandung.

PB Jaya Raya Bandung Dibentuk, Bidik Talenta Bulutangkis Muda dari Seluruh Jabar
Komitmen tersebut diwujudkan lewat soft launching PB Jaya Raya Bandung yang diharapkan menjadi wadah penjaringan dan pembinaan talenta muda bulutangkis dari berbagai daerah di Jabar. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Upaya melahirkan atlet bulutangkis berprestasi dari Jabar, khususnya Kota Bandung, terus didorong berbagai pihak. Salah satunya melalui pembentukan klub satelit PB Jaya Raya Bandung.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat soft launching PB Jaya Raya Bandung yang diharapkan menjadi wadah penjaringan dan pembinaan talenta muda bulutangkis dari berbagai daerah di Jabar.

Salah satu inisiator berdirinya PB Jaya Raya Bandung, Suhardi Alius, mengatakan klub tersebut dibentuk untuk mencari bibit-bibit atlet terbaik di Jabar.

"Kita dari PB Jaya Raya melaunching soft launching dari PB Jaya Raya Bandung yang baru kita resmikan hari ini dan nanti akan ada grand launching pada bulan Juli kurang lebih. Kita bersama-sama ingin mencari talenta yang bagus-bagus dari seluruh Jabar," kata Suhardi, Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, proses penjaringan atlet akan dilakukan melalui berbagai kegiatan kompetisi. Salah satunya melalui turnamen Kapolda Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

“Dalam waktu singkat juga bulan Juni akan ada Kapolda Cup di mana seluruh kabupaten menyiapkan juga talenta-talenta sesuai dengan kategori umurnya akan disiapkan. Sehingga nanti kita dapatkan bibit-bibit yang baik,” ujarnya.

Suhardi berharap program pembinaan ini mampu mengulang kesuksesan atlet-atlet bulutangkis asal Jabar yang pernah menorehkan prestasi dunia.

"Kita ingin mengulang kesuksesan daripada atlet-atlet kita, khususnya Jabar yang menjadi atlet-atlet dunia," katanya.

Sejumlah legenda bulutangkis Indonesia memang berasal dari Jabar dan pernah menjadi bagian dari PB Jaya Raya. Di antaranya Susy Susanti asal Tasikmalaya yang meraih emas Olimpiade Barcelona 1992, Candra Wijaya asal Cirebon yang bersama Tony Gunawan merebut emas Olimpiade Sydney 2000, serta Markis Kido asal Bekasi yang berpasangan dengan Hendra Setiawan meraih emas Olimpiade Beijing 2008.

Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Aris Siswoko, mengatakan PB Jaya Raya Bandung akan mengembangkan pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) bagi atlet muda. Para atlet yang masuk dalam program ini akan menjalani latihan intensif setiap hari.

"Jadi pusdiklat itu adalah atlet yang untuk berprestasi. Jadi mereka akan fokus pada latihan badminton, mereka akan latihan dari pagi mulai jam 7 sampai dengan jam 4 sore," ujarnya, di waktu yang sama.

Dia menambahkan, pihaknya menargetkan sekitar 30 atlet muda untuk mengikuti program pembinaan tersebut. Fokus pembinaan di Bandung akan menyasar atlet usia 11 hingga 14 tahun.

Setelah menunjukkan perkembangan, para atlet berpotensi melanjutkan pembinaan di pusat pelatihan PB Jaya Raya di Jakarta.

“Target kita adalah bahwa begitu mereka usia 17-18, mereka itu sudah bisa masuk ke pelatnas,” kata Aris.

Sementara itu, pemilik PB Jaya Raya Satria Cristina Finarsih mengatakan penjaringan atlet muda akan dilakukan melalui audisi terbuka. Menurutnya, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet bulutangkis berprestasi yang perlu kembali digali melalui pembinaan yang terarah.

“Kita dari Jaya Raya itu yang selalu mempunyai pemikiran yang luas, makanya ingin mencari dari Jabar itu yang memang yang terbaik masih ada," ujarnya.

Melalui pembinaan berjenjang tersebut, PB Jaya Raya Bandung berharap dapat melahirkan atlet bulutangkis dari Bandung dan Jabar yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional.

Dukungan juga datang dari Polda Jabar. Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan pihaknya siap mendukung kegiatan pembinaan olahraga, termasuk melalui turnamen Kapolda Cup.

"Kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini, termasuk Kapolda Cup, agar bisa menemukan talenta-talenta baru yang nantinya dapat mengharumkan nama bangsa," kata Wirdhanto.


Editor : Doni Ramdhani