Pelatih Dewa United Beberkan Kesiapan Tim Jelang Lawan Persib Bandung

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink beberkan kesiapan tim jelang lawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 19 Agustus 2024.

Pelatih Dewa United Beberkan Kesiapan Tim Jelang Lawan Persib Bandung

INILAHKORAN, Gianyar - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink beberkan kesiapan tim jelang lawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin, 19 Agustus 2024.

Pelatih asal Belanda ini mengaku persiapan yang dilakukan sudah terjadi sebelum melawan Arema FC. Namun ia merasa sedikit kurang persiapan dalam mengadang tim-tim top di Liga 1 ini lantaran tidak dilibatkan di Piala Presiden 2024.

“Arema dan Bandung, mereka sama-sama sudah bermain di kompetisi (Piala Presiden) tapi kami juga dalam dua pekan ini sebagai tim bisa mendapat pelajaran yang bagus,” kata Jan Olde Riekerink di Gianyar, Bali, Minggu, 18 Agustus 2024.

Meski demikian, pelatih berusia 61 tahun ini memastikan Dewa United tidak bisa dianggap enteng. Terbukti, timnya itu belum terkalahkan dalam 15 laga terakhir dan hanya satu kali tumbang dari Persija Jakarta. 

“Sekarang kami punya pemain baru, tapi mereka masih harus beradaptasi dan kami punya pemain dengan kualitas bagus. Tapi itu tidak berarti bahwa kami otomatis menjadi tim yang bagus,” tuturnya.

Ia tak ingin kejadian pada musim lalu terulang. Saat itu Dewa United memulai Liga dengan tiga kemenangan dan satu kali meraih hasil imbang. Tapi di laga selanjutnya mengalami empat kali kekalahan, enam imbang dan satu kemenangan.

“Pesannya adalah kami membangun tim yang bagus, kini kami menghadapi tim yang bagus seperti Arema, Bandung dan PSM. Dalam situasi kami tidak kalah sejak 2 Maret, kami harus tetap menambahkan pemain baru dan pemain baru itu bukan puzzle. Pemain baru harus bisa menyesuaikan dengan situasi di tim. Dan menurut saya Bandung bisa menjadi cerminan yang bagus untuk mengukur kekuatan kami,” bebernya.

Jan Olde Riekerink akui kerap mengeluhkan lapangan. Sementara saat ini Stadion Kapten I Wayan Dipta tengah digunakan Bali United melawan Semen Padang. 

“Jujur, kami akan memainkan lima pertandingan awal di lima lapangan yang berbeda. Itu mempengaruhi bagaimana kami memainkan pertandingan. Bandung kita tahu punya Da Silva dan Ciro, mereka memiliki beberapa pemain menyerang yang bagus dan kami juga sayangnya kehilangan Alex (Martins). Tapi ini memberi kesempatan bagi Septian dan gaya permainan kami itu didasari penguasaan bola. Tentu lapangan yang bagus mempengaruhi kondisi dari tim kami,” katanya.

Ia tak menampik selama ini timnya bermain di lapangan yang bagus dan bisa dibilang sempurna. Namun jika terdapat perbedaan lapangan, maka timnya harus bisa menyesuaikan.

“Saya besok berada di lapangan yang bagus dan apakah akan hujan malam ini. Jika tidak, saya rasa ada cukup waktu untuk memperbaiki lapangan malam ini,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana