Pelatih Timnas Indonesia U-20 Buka Suara Soal Insiden “Kungfu Kick” Fadly Alberto
Nova menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa insiden Kungfu Kick oleh Fadly Alberto
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, angkat bicara terkait insiden kericuhan dalam pertandingan EPA Liga 1 U-20 antara Bhayangkara FC U20 melawan Dewa United FC U20 yang sempat viral di media sosial.
Dalam pernyataannya, Nova menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa insiden kekerasan di lapangan tidak pantas terjadi, terutama di level usia muda yang seharusnya menjadi contoh sportivitas.
“Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U20, tentunya ini sangat disayangkan dan dalam kondisi apa pun tidak bisa dijadikan contoh yang baik untuk pemain lainnya,” ujar Nova.
Nova mengungkapkan saat ini pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya insiden tersebut. Ia menegaskan, jika terbukti ada pemain yang juga bagian dari skuad tim nasional terlibat, maka akan ada konsekuensi tegas.
“Kalau memang ada pemain Timnas usia muda yang terlibat, tentu akan ada sanksi karena mereka seharusnya memberi contoh yang baik,” tegasnya.
Pelatih yang juga bagian dari staf kepelatihan tim nasional itu mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi rasa hormat di lapangan, baik kepada lawan, wasit, maupun sesama pemain.
Ia berharap insiden tersebut bisa menjadi pelajaran bersama bagi seluruh pemain muda di Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Seperti diketahui, laga EPA Liga 1 U20 diwarnai kericuhan usai pertandingan. Dalam video yang beredar, terlihat aksi tendangan keras bergaya “kungfu” yang diduga dilakukan pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto ke arah pemain Dewa United U-20.
Aksi tersebut memicu kecaman luas dari publik dan menjadi perhatian pecinta sepak bola nasional.
Editor : Firda Rachmawati
