Pemprov Jabar Targetkan 121 Ribu Rumah yang Belum Teraliri Listrik Selesai Tahun Ini
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan, 121 ribu rumah yang belum teraliri listrik selesai tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan, 121 ribu rumah yang belum teraliri listrik selesai tahun ini.
Kepala Dinas ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, program Jabar Caang akan diakselerasi sehingga 121.871 rumah yang belum teraliri listrik, sesegera mungkin rampung. Sehingga tidak ada lagi rumah di Jawa Barat, yang tidak terkover listrik.
Ai Saadiyah memaparkan, program Jabar Caang akan menggunakan APBD dengan memberikan bantuan sebanyak 3.403 Sambungan Sementara (SS) yang tersebar di 55 Desa/Kelurahan di 18 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
Program ini juga melibatkan kerjasama erat dengan pemerintah pusat, untuk memastikan keakuratan data IRBB dan merilis program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan target 1.500 SS pada Triwulan II tahun ini.
"Kami memprioritaskan agar seluruh stakeholder terlibat aktif dalam mendukung visi pak Gubernur untuk memperluas jaringan PLN," kata Ai Saadiyah dalam acara Ngopi Bareng Media (Ngomedi) di Kantor ESDM Jabar, Kota Bandung, Kamis 23 Januari 2025.
"Semua pihak yang terlibat dalam instalasi listrik wajib memiliki sertifikasi untuk memastikan keamanan dan keandalan layanan," tambahnya.
Dengan data awal dari IRBB pada tahun 2024, hanya sekitar 7.217 rumah dari total 121.871 rumah yang membutuhkan perluasan jaringan PLN sudah teridentifikasi.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan listrik di seluruh Jawa Barat hingga akhir tahun 2025, menjadikan impian pemerintah untuk Jabar Caang semakin mendekati kenyataan.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi mengaku malu, karena 140 ribu rumah di Jabar belum teraliri listrik.
Dimana angka tersebut berasal, dari data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jabar, yang pada akhirnya angka ini terkoreksi menjadi 121 ribu rumah.
"Saya sebagai gubernur merasa malu di era modern seperti sekarang masih ada warga yang hidup tanpa listrik," ujarnya baru-baru ini.
Dedi berkomitmen, masalah listrik akan menjadi prioritas utama pasca dilantik kelak. Bahkan ia menargetkan pada tahun pertama menjabat semua rumah bisa teraliri listrik.
"Saya targetkan tahun ini semuanya harus teraliri listrik apapun caranya," ucapnya.
Beberapa hal yang akan dilakukan, adalah menggunakan sambungan dari PLN untuk wilayah yang mudah dijangkau. Sementara untuk wilayah terpencil, akan menggunakan listrik mandiri berbasis energi terbarukan.
Listrik mandiri kata dia, akan memanfaatkan tenaga surya yang diharapkan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat selama 24 jam.
Guna memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan anggaran sekitar Rp420 miliar, yang disiapkan di APBD Perubahan 2025.
"Saya targetkan tahun ini Jawa Barat caang, tidak ada lagi warga yang hidup tanpa listrik," tandasnya.***
Editor : JakaPermana
