Pemprov Jabar Targetkan Realisasi Investasi di 2025 Sebesar Rp270 Triliun

Dinas Pemanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat menatap optimistis, capaian realisasi investasi pada 2025 ini.

Pemprov Jabar Targetkan Realisasi Investasi di 2025 Sebesar Rp270 Triliun
ilustrasi investasi

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Pemanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat menatap optimistis, capaian realisasi investasi pada 2025 ini.

Tahun ini, DPMPTSP Jabar menargetkan angka Rp270 triliun atau Rp19 triliun lebih besar dari 2024 lalu. 

Kepala DPMPTSP Jabar Nining Yuliastiani mengatakan, berdasarkan hasil laporan Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD), realisasi capaian nilai investasi Provinsi Jabar di tahun 2024 telah meningkat sebesar 19,2 persen atau melebihi target. 

Tetapi kata Nining, masih perlu terus usaha keras agar capaian nilai investasi Jabar bisa lebih dari itu. 

"Dalam kaitan target (nilai investasi) tahun 2025 ini tidak terlepas dari pencapaian realisasi investasi di tahun 2024 meskipun posisi target di dokumen perencanaan (2024-2025) masih di sekitar Rp 230 triliun," ujar Nining, Jumat 28 Februari 2025.

"Tapi kami melihat masih perlu dilakukan push up peningkatan terhadap target realisasi investasi di tahun 2025 di kisaran angka Rp 270 triliun," imbuhnya.

Ada dua skema yang dilakukan untuk merealisasikan target ini kata dia, yakni mendorong perusahaan yang ada untuk bisa terus melakukan ekspansi usahanya dan menggaet para investor baru untuk menanamkan modalnya Jabar. 

"Karena dari posisi rencana, kami sudah melihat peta pengembangan investasi Jawa Barat di tahun 2025 berdasarkan rencana dari para investor atau para pelaku usaha," ucapnya.

Berdasarkan peta pengembangan investasi Jabar tahun 2025, para investor masih lebih banyak menanamkan modalnya di sektor industri padat modal seperti perusahaan otomotif.

"Kemudian high tech dan tidak lupa ada juga industri padat karya yang berkaitan dengan garment, tekstil dan produk tekatil atau TPT Ini masih ada," katanya. 

Lokasi investasi yang diminati oleh para investor untuk menanamkan modalnya di Provinsi Jabar, antaranya masih berada di area Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Karawang dan Purwakarta. 

"Tapi selain itu sekarang juga sudah melebar ke arah Rebana salah satunya Subang dan Subang ini sangat luar biasa kenaikan realisasi investasinya karena naik tiga kali lipat dibandingkan tiga tahun lalu, termasuk Indramayu dan Majalengka, itu menjadi lokasi yang diminati," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti