Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2024, Kobarkan Indonesia Emas dengan Inovasi dan Teknologi

Kobaran mewujudkan Indonesia Emas dengan Inovasi dan Teknologi menggema dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024 tingkat Kota Bandung

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2024, Kobarkan Indonesia Emas dengan Inovasi dan Teknologi
Kobaran mewujudkan Indonesia Emas dengan Inovasi dan Teknologi menggema dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024 tingkat Kota Bandung

INILAHKORAN, Bandung - Plh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, penguasaan teknologi digital harus menjadi bagian dari peradaban umat manusia saat ini.

Inovasi teknologi, dituturkan ia akan mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. Hal itu pula yang menjadikan momentum kebangkitan nasional yang kedua setelah era Budi Utomo.

"Dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Di titik ini, gambarannya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong Indonesia Emas," kata Hikmat Ginanjar pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tingkat Kota Bandung di Balai Kota, Senin 20 Mei 2024.

Menurut ia, sekitar 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru atau dikenal dengan bonus demografi.

Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya, dikemukakannya adalah adopsi teknologi digital. Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi.

"Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis," ucapnya. 

Sementara itu kata Hikmat, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

"Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan," ujar dia.

Ia menyebut, di titik inilah seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, potensi transformasi digital, menjadi modal dasar menuju "Indonesia Emas 2045".

Tak hanya itu,  Hikmat memaknai, Hari Kebangkitan Nasional ini juga harus menjadi momentum dalam meningkatkan kesadaran diri dan menguatkan jati diri bangsa.

"Dengan menguatkan jati diri kita, kita akan kuat jati diri keluarga kita, akan kuat jati diri negara kita. Saya kira itu barangkali memaknai itu semua," tandasnya. *** (yogo triastopo)


Editor : Ghiok Riswoto