Persetan Soal Isu Pemecatan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
MICHAEL Carrick memilih pasang badan di tengah badai. Alih-alih merisaukan masa depannya yang mulai digoyang isu pemecatan, manajer Manchester United berusia 45 tahun ini memilih fokus penuh pada satu misi: mengembalikan senyum dan kejayaan publik Old Trafford.
Setan Merah sedang tidak baik-baik saja. Lima laga beruntun tanpa kemenangan termasuk kekalahan pahit 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions yang sempat memicu ketegangan di ruang gant.
Saat ini posisi mereka di Liga Primer Inggris merosot ke peringkat 14 klasemen sementara. Bagi sebagian pihak, Carrick mulai diragukan.
Namun bagi Carrick, ini bukan tentang menyelamatkan kulitnya sendiri, melainkan tentang menjaga martabat klub yang ia cintai.
“Saya sama sekali tidak fokus ke diri sendiri,” ungkap Carrick dengan nada tenang namun tegas dalam konferensi pers menjelang laga panas kontra Leeds United di Elland Road.
“Bukan itu intinya. Saya tidak berpikir, ‘Bagaimana saya akan melewati ini? Bagaimana saya akan bertahan?’ Itu tidak penting. Hal terpenting adalah klub ini dan memenangi laga.” Di balik ketegangan yang merayap di Carrington, Carrick justru melihat tekanan ini sebagai bagian dari keindahan melatih klub sebesar Manchester United.
Ia tidak ingin lari. Baginya, tanggung jawab besar ini adalah sebuah kehormatan yang harus diperjuangkan, bukan beban yang harus ditakuti.
“Ini adalah peran terbaik yang bisa saya miliki. Saya merasa sangat beruntung berada di posisi ini,” lanjutnya dengan mata berbinar penuh determinasi.
“Jika Anda tidak siap menghadapi hal itu dan tidak sanggup menangani situasi yang sulit, maka Anda tidak akan pernah bisa menjadi hebat.
Jadi, kami harus berjuang melaluinya, dan saya menikmati setiap prosesnya.” (bsf)
Editor : Inilahkoran
