Bobotoh Desak Robert Alberts Mundur, Legenda Persib Yudi Guntara Bilang Itu Wajar

Legenda Persib Yudi Guntara angkat bicara mengenai aksi Bobotoh desak Robert Alberts mundur. Bahkan tagar ReneOut populer di media sosial.

Bobotoh Desak Robert Alberts Mundur, Legenda Persib Yudi Guntara Bilang Itu Wajar
Yudi Guntara menilai aksi Bobotoh desak Robert Alberts mundur merupakan hal yang wajar. Terbukti, Persib saat ini baru mengantongi satu poin dari tiga pertandingan di Liga 1 2022/2023.

INILAHKORAN, Bandung - Legenda Persib Yudi Guntara angkat bicara mengenai aksi Bobotoh desak Robert Alberts mundur. Bahkan, tagar ReneOut populer di media sosial.

Yudi Guntara menilai aksi Bobotoh desak Robert Alberts mundur tersebut merupakan hal yang wajar. Terbukti, Persib saat ini baru mengantongi satu poin dari tiga pertandingan di Liga 1 2022/2023.

"Pelatih Robert Alberts sudah 2019 kan di Persib, sudah saatnya tahu karakter keinginan Persib, para Bobotoh terutama. Ya tentunya menurut saya, wajar kalau Bobotoh desak Robert Alberts mundur," ungkap Yudi Guntara, Senin 8 Agustus 2022.

Baca Juga: Proyek Rusunami Bakal Dibangun di Cisaranten Kota Bandung

Namun demikian, Legenda Persib era 90an ini menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen terkait nasib Robert Alberts. Terlebih, sejauh ini Persib belum bisa memainkan secara keseluruhan.

Seperti halnya Ciro Alves yang masih menjalani pemulihan akibat mengalami patah tulang bahu dan Victor Igbonefo yang mengalami patah tulang pipi.

"Ada sisi lain yang belum terlaksana menurut saya. Bahwa Persib di Liga termasuk Piala Presiden belum menampilkan pemain-pemain yang lengkap. Belum di coba tampil full," tuturnya.

Baca Juga: Pick UP Masuk Jurang di Ciamis, 7 Meninggal 10 Lainnya Luka-luka

Secara komposisi pemain, Yudi Guntara menilai Persib Bandung memiliki skuat yang mewah. Bahkan memiliki kedalaman skuat yang sangat bagus.

"Cuma bagaimana sekarang pelatih membentuk atau membangun kekompakan tim," katanya.

Pemain yang turut mempersembahkan dua trofi juara untuk Persib di Piala Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia 1994/1995 ini merasa tim besutan Robert Alberts ini masih bermain secara individu. Itu terjadi sejak Piala Presiden 2022 lalu.

Baca Juga: Kerugian Sebesar Rp700 Juta Ditimbulkan Akibat RM Tahu Sumedang di Limbangan Garut Terbakar

"Bermain secara individu itu akan mengalami kelelahan bagi pemain. Kalau kelelahan akan rentan cedera. Terbukti kan Ciro, Beckham, David, Henhen juga Victor Igbonefo, Teja juga pada saat kick off Liga absen," bebernya.

Yudi Guntara berharap hal itu segera dibenahi pelatih Robert Alberts. Sehingga Persib bisa tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya.

"Itu yang perlu dibenahi adalah bagaimana membangun chemistry atau kekompakan dalam waktu singkat," tegasnya.*** (Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran