Piala Presiden 2026: Tampines Rovers FC vs DPMM FC Harus Puas Berakhir Imbang
Tampines Rovers FC vs Duli Pengiran Muda Mahkota FC (DPMM FC) harus puas berakhir imbang dengan skor 2-2
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tampines Rovers FC vs Duli Pengiran Muda Mahkota FC (DPMM FC) harus puas berakhir imbang. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2 di laga perdana Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).
Tampines Rovers FC unggul lebih dulu melalui Hide Higashikawa di menit-menit awal. Namun DPMM FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Muhammad Azwan Bin Ali Rahman.
Memasuki babak kedua, DPMM FC berhasil membalikkan keunggulan menjadi 2-1 melalui Oscar Alexander Santis Cayax pada menit ke-60. Namun, Tampiners Rovers FC mampu membalasnya pada menit 71 melalui Muhammad Faris Bin Ramli.
Pelatih DPMM FC, James Reynolds McAllister menilai tidak mudah menjalani pertandingan ini. Selain fisik, Tampines Rovers FC merupakan lawan yang bagus.
“Mereka memiliki pemain penyerang yang berkualitas. Pada 15–20 menit pertama, mereka menekan, dan kami sedikit terbawa alur permainan mereka hingga kebobolan gol yang buruk. Namun setelah itu, para pemain merespons dengan baik dalam 20–25 menit terakhir, pertandingan menjadi imbang. Kami menciptakan beberapa peluang bagus, terutama pada 15–20 menit terakhir babak pertama, kami seharusnya bisa mencetak gol,” ujar James usai pertandingan.
Memasuki jeda babak pertama, dia meminta para pemainnya untuk lebih agresif dalam menekan. Hingga akhirnya gol kedua tercipta.
“Kami kembali menekan dan memaksa mereka membuat kesalahan. Pada 25 menit terakhir pertandingan kembali terbuka. Wajar jika mereka berusaha mendapatkan gol kedua untuk menyamakan kedudukan. Namun saya yakin para penggemar menikmatinya, pertandingan berjalan terbuka dan banyak peluang tercipta. Skor 2-2 adalah hasil yang adil bagi kedua tim,” tuturnya.
Terkait soal penampilan Dalberto dan Muhammad Toha, James memastikan keduanya masih membutuhkan waktu meski sebelumnya bermain di Liga Indonesia.
“Saya tidak sabar melihat kedua pemain, seluruh rekrutan baru, dan pemain lama saling padu, membangun ikatan dalam tim, memberi kualitas pada kelompok ini, serta berkembang di setiap pertandingan,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti
