Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan program Bupati Bandung Sudah Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung,  merasakan manfaat program unggulan Bupati Bandung Dadang Supriatna

 Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan program Bupati Bandung Sudah Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

INILAHKORAN,Soreang- Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung,  merasakan manfaat program unggulan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Salah satunya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang digulirkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung.

Pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan disalurkan melalui bank bjb dan BPR Kerta Raharja.  Besaran nilai pinjamannya yaitu Rp 2 juta per pelaku usaha yang dicicil selama 10 bulan. Sejumlah pelaku usah berharap plafon pinjaman tersebut ditambah menjadi Rp 5 juta. Bupati Bandung menggulirkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sebesar Rp 70 miliar ini untuk meningkatkan daya beli dan ekonomi masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Bandung BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera).

Dede Priatna, pelaku UMKM usaha makanan sale pisang/sale gulung di Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung adalah salah satu penerima manfaat program pinjaman dana bergulir tanpa bunga tersebut. Dede sudah menerima pinjaman senilai Rp 2 juta untuk tambahan modal usaha sale gulung. 

"Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung Dadang, yang telah membantu usaha kami. Mudah-mudahan usaha kami tetap berjalan dan lancar," kata Dede di rumahnya, Minggu 19 November 2023.

Dede mengatakan, bahwa dalam menjalankan usahanya itu, ia mendapatkan bantuan dari Bupati Bandung melalui program dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

 "Semoga usaha kami bisa tetap berjalan dengan lancar. Dan kalau bisa kedepannya, mudah-mudahan Bapak Bupati Bandung bisa menambahkan plafon pinjaman dana bergulir ini menjadi meningkat sebesar Rp 5 juta. Sekarang kami menerima Rp 2 juta dan mudah-mudahan kedepannya bisa meningkat menjadi Rp 5 juta," ujarnya.

Dedeng menjelaskan, jika ada penambahan nilai plafon,  itu akan sangat berguna untuk  kelancaran usaha para pelaku UMKM tersebut. 

"Mudah-mudahan usaha kami berjalan terus dan terus bertambah serta berkembang. Atas dukungan Pak Bupati, usaha kami berharap bisa tetap lancar," katanya.

Pelaku UMKM usaha sale gulung lainnya, Siti Rukyah menyatakan keinginannya mengajukan bantuan pengadaan barang untuk penjemuran dan pemanasan sale pisang berupa mesin open. Mengingat saat ini terkenda dalam mengembangkan usaha karena  mulai musim hujan. 

"Kalau ada mesin open pemanas usaha kami akan bertambah lancar. Kami mengusulkan alat penjemuran atau pemanasan sale pisang. Agar bisa meningkatkan produksi saat musim hujan," katanya.

Sementara itu, pelaku UMKM usaha alpukat kocok, Hana Risma Wati, berharap bahwa plafon pinjaman dana bergulir bisa bertambah nilainya.

 "Dengan harapan bisa membuka cabang usaha baru di tempat lain. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Bandung," katanya.

Acep Ma'mur, pendamping program dana bergulir Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung mengerangkan, khususnya  di Desa Bumiwangi ada sekitar 40 pelaku usaha yang menerima bantuan dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut.

"Selain melakukan pendampingan, kita  juga melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM itu terkait dengan legalitas usaha mereka," katanya.

Acep juga berharap melalui program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan ini, menjadi prioritas bagi para pelaku UMKM.

 "Supaya masyarakat pelaku UMKM semakin maju dan berkembang, dan semakin Bedas," katanya. 

Kepala Desa Bumiwangi, Lukmanul Hakim mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang sudah menggulirkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Bumiwangi, khususnya para pelaku UMKM. Dengan adanya program ini, para pelaku usaha penerima manfaat itu usahanya merasa terbantu.

 "Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mengikuti program tersebut. Dengan harapan para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung semakin Bedas," ujarnya.(rd dani r nugraha)


Editor : Ahmad Sayuti