Psg 4-2 Barcelona: Dosa Azulgrana

BARCELONA kalah 2-4 di markas Paris Saint- Germain. Hansi Flick melihat satu persoalan besar: kesalahankesalahan konyol.

Psg 4-2 Barcelona: Dosa Azulgrana
Net

Oleh: Bsafaat

Duel PSG vs Barcelona pada matchday ketiga Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (21/106) dini hari WIB, sejatinya berjalan sengit.

Barcelona dua kali tertinggal, tetapi dua kali pula mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan.

Perlawanan itu menunjukkan semangat mereka belum padam, bahkan ketika menghadapi sang juara bertahan.

Namun, semangat saja ternyata tak cukup untuk membawa Barcelona pulang dengan hasil positif. Memasuki 10 menit terakhir, pertahanan mereka kembali goyah.

PSG mencetak dua gol tambahan yang memupus harapan Barcelona sekaligus mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun mereka sejak awal musim.

Bagi Flick, kekalahan ini bukan sekadar perkara skor.

Ada persoalan kebugaran dan konsentrasi yang perlu dibenahi, terutama setelah para pemain mengerahkan begitu banyak tenaga dalam beberapa pekan terakhir.

“Saya kira tadi adalah pertandingan yang luar biasa dari kedua tim. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan, khususnya dalam penguasaan bola, kehilangan bola dengan mudah,” ujar Flick, seperti dilansir ESPN.

Flick tak ingin anak asuhnya hanya larut dalam kekecewaan.

Di balik empat gol yang bersarang di gawang Barcelona, ia melihat pertandingan tersebut sebagai kesempatan untuk memahami kelemahan tim dan menentukan langkah perbaikan.

“Inilah yang harus kami analisis. Tapi saya melihat banyak hal positif juga. Bagi saya pertandingan tadi adalah ujian bagus buat kami. Anda lihat hari ini area mana yang harus kami perbaiki. Inilah yang akan kami lakukan,” katanya.

Pelatih asal Jerman itu juga menyinggung kondisi fisik para pemainnya. Meski tak secara gamblang menyebut mereka kelelahan, Flick mengakui bahwa kondisi yang kurang segar ikut memengaruhi permainan Barcelona.

Kesalahan dalam penguasaan bola menjadi salah satu dampaknya.

“Kami harus paham kesalahan terjadi karena (para pemain) tidak dalam kondisi segar. Apa yang harus mereka lakukan dalam beberapa pekan terakhir ini luar biasa. Saya apresiasi sikapnya. Banyak hal yang luar biasa,” ucap Flick.

Ucapan tersebut memperlihatkan bahwa Flick tak semata-mata ingin menyalahkan pemain atas kekalahan di Paris. Ia memahami besarnya usaha yang telah mereka curahkan, meski pada akhirnya tenaga dan konsentrasi tim tak mampu bertahan hingga peluit akhir.

“Tim sedikit lesu di 10 menit terakhir, dan itulah ketika kami kebobolan gol keempat. Seperti yang saya bilang, saya melihat hal-hal positif. Tapi saya tidak fokus ke yang negatif. Kami akan melihat apa yang bisa kami perbaiki dan itulah yang akan kami lakukan,” tuturnya.

Kekalahan dari PSG menjadi pengingat bahwa menjaga konsistensi bukan hanya soal kemampuan menyerang atau bertahan, melainkan juga bagaimana sebuah tim mengelola tenaga di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Bagi Barcelona, tantangan berikutnya adalah memulihkan kondisi, memperbaiki kesalahan, dan kembali menemukan ketajaman yang mengantar mereka meraih 11 kemenangan beruntun.

Sementara itu kemenangan ini menjaga start sempurna PSG dengan tiga kemenangan dari tiga laga. Mereka pun bertengger di pucuk klasemen bersama Liverpool.

Sebelum Barcelona, Manchester City lebih dulu diatasi PSG dan ini memperkuat anggapan bahwa mereka masih kandidat terkuat juara. Namun start dan hasil-hasil apik ini bagi Pelatih PSG Luis Enrique berpotensi melengahkan.

Ia menyebut musim lalu timnya punya poin yang sama di tahap ini usai mengalahkan Atalanta, Barcelona, dan Bayer Leverkusen. Tapi mereka lantas menurun dan hanya menang sekali dari lima pertandingan berikutnya.

Alhasil Ousmane Dembele dkk harus melewati fase playoff, meski akhirnya lolos dan jadi juara. Tapi ini pelajaran penting buat PSG bahwa apapun bisa terjadi.

“Kami sudah memainkan dua laga kontra tim-tim dari Pot A. Tapi saya harus mengingatkan bahwa kami punya poin yang sama di tahap ini pada musim lalu dan kami tak lolos sebagai delapan besar,” kata Enrique di situs UEFA.

“Kami sudah harus langsung fokus ke pertandingan-pertandingan berikutnya.” (bsf)

DATA FAKTA • Waktu: Rabu (21/10) ; Kick Off Pukul 02.00 WIB • Tempat: Parc des Princess • Wasit: M Oliver • Man of the Match: Desire Doue • Pencetak Gol: PSG (Doue, Hernandez, Vitinha, Ruiz) ; Barcelona (Espart, Yamal) • Kartu Kuning: PSG (-) ; Barcelona (J cancelo) • Kartu Merah: -


Editor : Inilahkoran