Ratusan KK Terdampak Banjir Majalaya Akibat Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol

Sebanyak 320 kepala keluarga (KK) atau 660 jiwa di Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokanjeruk terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah.

Ratusan KK Terdampak Banjir Majalaya Akibat Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud mengatakan, hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian banjir Majalaya akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 320 kepala keluarga (KK) atau 660 jiwa di Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokanjeruk terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, Kamis 12 Februari 2026 dini hari.

Data tersebut merupakan hasil asesmen sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Warga terdampak banjir itu tersebar di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk serta Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud mengatakan, hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian banjir Majalaya akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol.

“Data sementara tercatat 320 KK atau 660 jiwa terdampak. Kami masih terus melakukan pendataan dan asesmen lanjutan di lapangan,” kata Asep Kamis 12 Februari 2026.

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir Majalaya juga menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 12 unit rumah. Dari jumlah tersebut, lima rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan tujuh lainnya rusak sedang.

Meski demikian, Asep memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Fokus kami saat ini pada pembersihan lumpur dan percepatan pemulihan lingkungan warga,” ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD bersama TNI, Polri, relawan serta masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir Majalay. 

Dalam proses tersebut, petugas mengerahkan empat unit dump truk dan satu alat berat jenis loader guna mengangkut material lumpur akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol.

Hingga Kamis 12 Februari 2026 siang, proses pembersihan masih terus berlangsung. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah Kabupaten Bandung.


Editor : Doni Ramdhani