RD Berikan Motivasi Para Pemain Neo Gen Football Academy
Neo Gen Football Academy gandeng pelatih sepak bola Indonesia Rahmad Darmawan sebagai penasehat teknis.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Neo Gen Football Academy gandeng pelatih sepak bola Indonesia Rahmad Darmawan sebagai penasehat teknis.
RD-sapaan akrabnya bahkan langsung turun dan memberikan arahan kepada para pemain terutama kelompok usia (KU) 10 dan 15 saat berlatih di Lapangan Sabuga, Bandung, Selasa (7/7/2026).
RD mengaku awalnya berkomunikasi dengan mantan pemain Persib dan Timnas Indonesia, Sergio van Dijk dan Rizky Bagja sebagai founder Neo Gen Football Academy.
“Ada juga mantan pemain saya Sigit Hermawan, dan juga ada Coach Regi (Aditya). Nah, di situ kemudian kami mencoba untuk membuat akademi sepak bola. Obrolan itu berlanjut dan direalisasikan lebih kurang dua minggu yang lalu dengan membentuk akademi bernama Neo Gen Football Academy,” ujar RD.
Setelah itu, dia mulai mengawali tugasnya dengan mencoba memilih beberapa pemain dan mulai melakukan latihan perdana yang bertempat di Lapangan Sabuga.
“Sementara ini, kita ada dua kelompok usia, yaitu usia 15 tahun dan usia 10 tahun. Untuk usia 15 tahun ada 23 pemain, dan usia 10 tahun ini ada sekitar 70-an pemain,” katanya.
Dalam programnya, RD menuturkan akan membagi dua tim dalam setiap proses seleksi yang dilakukan. Pertama untuk tim elite yang akan mendapatkan beasiswa dan kedua tim reguler yang akan melakukan aktivitas layaknya SSB.
“Dalam beberapa momen, kita juga akan memberikan fasilitas kepada para pemain untuk mengikuti event-event regional. Kita sudah membidik satu event nanti di bulan Oktober, untuk lokasinya akan disampaikan nanti,” bebernya.
RD memastikan pembentukan Neo Gen Football Academy ini akan dipimpin oleh pelatih Regi Aditya. Seperti halnya mengenai program latihan yang akan dijalankan para peserta.
“Tadi saya hanya memberikan motivasi kepada mereka. Posisi saya di sini kan hanya sebagai Technical Advisor, jadi saya hanya membantu. Sekali lagi, bentuk upaya apapun untuk membangun sepak bola Indonesia melalui grassroots atau youth development, pasti akan saya dukung penuh. Saya merasa hidup di lingkungan sepak bola sejak kecil hingga sekarang, sehingga tanggung jawab itu menjadi bagian penting dalam perjalanan saya untuk mensupport kegiatan yang bersifat mendidik dan membangun sepak bola,” pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

