Sabuk Juara Islam Makhachev Dicopot UFC, Paddy Pimblett: Gelar Jon Jones Harus Dilucuti Juga!

Paddy Pimblett mempertanyakan langkah UFC tidak mencopot gelar juara Jon Jones usai membuat Islam Makhachev terpaksa melepas sabuknya.

Sabuk Juara Islam Makhachev Dicopot UFC, Paddy Pimblett: Gelar Jon Jones Harus Dilucuti Juga!
Paddy Pimblett mempertanyakan langkah UFC tidak mencopot gelar juara Jon Jones usai membuat Islam Makhachev terpaksa melepas sabuknya.

INILAHKORAN, Bandung- Petarung kelas ringan Paddy Pimblett mempertanyakan langkah UFC tidak mencopot gelar juara Jon Jones usai membuat Islam Makhachev terpaksa melepas sabuknya.

Paddy Pimblett tak mengerti, mengapa UFC memaksa Islam Makhachev melepas sabuk juara dunia kelas ringan lantaran ingin mengejar gelar kedua (double champ) ke kelas welter.

Pada akhirnya, Islam Makhachev kini berstatus tanpa gelar meski langsung diberi garansi bakal bertarung melawan Jack Della Maddalena untuk perebutan sabuk juara dunia UFC kelas welter.

"Saya tidak mengira mereka akan membuat Islam melepas sabuknya," kata Pimblett kepada TNT Sports. 

Yang membuat Pibmblett heran, adalah perlakuan khusus UFC terhadap Jones yang masih berstatus juara kelas berat padahal lama tidak bertarung.

Jones terakhir kali bertarung ketika mempertahankan sabuk juara kelas berat menghadapi Stipe Miocic pada 16 November 2024 lalu.

Petarung asal Amerika Serikat, ini terus menerus menghindar ketika ditawarkan bertarung menghadapi juara interim asal Inggris, Tom Aspinal.

"Namun, jika Anda membuat Islam kosong, Jones harus dilucuti. Jika Anda membuat Islam kosong setelah empat kali bertahan melawan orang dalam waktu singkat, Anda harus membiarkannya mencoba dan menjadi juara ganda," lanjut Pimblett

Pimblett berpendapat Makhachev seharusnya mempertahankan gelar kelas ringan UFC miliknya melawan Topuria terlebih dahulu sebelum naik ke kelas 170 pound. 

Sebaliknya, Topuria sekarang akan bertemu Charles Oliveira untuk memperebutkan gelar kelas ringan yang kosong dalam pertandingan utama UFC 317 pada tanggal 28 Juni.

"Jika saya Islam, saya akan melawan Topuria, mengalahkan Topuria, dan kemudian melawan Jack Della Maddalena sekitar empat bulan kemudian, karena Islam mungkin ingin menjadi pertandingan utama di Abu Dhabi (pada bulan Oktober)," kata Pimblett. 

"Jika dia mengalahkan Topuria seperti dia mengalahkan (Renato) Moicano dan beberapa petarung lainnya di ronde pertama atau kedua, dia akan siap bertanding pada bulan Oktober melawan Jack Della. Jika saya Islam, saya akan melakukan itu." 

Apakah Pimblett terkejut bahwa Makhachev tidak jadi melawan Topuria di International Fight Week?

"Ya," jawab Pimblett. 

"Tetapi saya bisa mengerti apa maksudnya. Dia (Topuria) mengalahkan petinju kelas bulu dua kali, dan mengatakan bahwa dia tidak ingin mengalahkan petinju kelas bulu lainnya. Kebanyakan orang berpikir Ilia mengalahkan Islam, tetapi saya tidak berpikir demikian. Akan lebih baik jika Islam mengajarinya."


Editor : Bsafaat