Semua Member BLACKPINK Tampil Memukau di Met Gala 2026, Penampilan Lisa jadi Sorotan

Semua member BLACKPINK, Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa kali ini hadir di acara Met Gala 2026.

Semua Member BLACKPINK Tampil Memukau di Met Gala 2026, Penampilan Lisa jadi Sorotan
Semua member BLACKPINK saat hadiri acara Met Gala 2026.

INILAHKORAN, Bandung - Hari ini, Selasa 5 Mei 2026, acara amal penggalangan dana tahunan terbesar Met Gala kembali digelar.

Met Gala 2026 menyaksikan momen bersejarah ketika keempat member BLACKPINK tampil bersama, memperkuat pengaruh global mereka di bidang hiburan dan mode kelas atas.

Dengan tema 'Fashion Is Art', member BLACKPINK tersebut menghadirkan empat interpretasi berbeda, mulai dari karya seni avant-garde hingga keanggunan klasik yang memicu diskusi luas di media sosial dan kalangan mode.

Jisoo: Elegan Namun Kontroversial

Jisoo memikat dengan pesona feminin khasnya, mengenakan gaun merah muda lembut berhiaskan detail yang dipadukan dengan kalung choker yang mencolok dan gaya rambut sanggul.

Sementara para penggemar memuji aura "ratu kecantikan Korea"-nya, reaksi di kalangan kritikus mode tetap beragam. 

Beberapa mengagumi keanggunannya yang tak lekang oleh waktu, sementara yang lain berpendapat bahwa penampilan tersebut terasa "terlalu aman" untuk sebuah acara yang dikenal dengan mode eksperimental.

Di luar karpet merah, Jisoo juga menarik perhatian karena kemampuan komunikasinya dalam bahasa Inggris yang semakin baik, dengan percaya diri berinteraksi dengan media internasional, menandai evolusi yang nyata dalam kehadirannya di kancah global.

Jennie: Fantasi Putri Duyung Bertemu Kontroversi

Jennie menampilkan salah satu penampilan yang paling menuai kontroversi malam itu. Gaun payetnya yang berkilauan, mengingatkan pada putri duyung modern, menonjolkan bentuk tubuhnya dan memantulkan cahaya dengan indah di karpet merah.

Namun, pilihan gaya rambutnya, terutama alis yang sangat tipis dan sanggul yang disisir rapi ke belakang dengan cepat menjadi topik hangat di internet.

Banyak netizen merasa riasan tersebut "membuat fitur wajahnya terlihat pucat", sementara yang lain mengapresiasi upaya untuk menyesuaikan diri dengan estetika artistik bergaya vintage.

Hasilnya adalah transformasi yang berani namun kontroversial yang membuat Jennie tetap menjadi pusat perhatian dalam percakapan.

Rose: Minimalisme dengan Ulasan Beragam

Rose tetap setia pada estetika khasnya, memilih gaun hitam tanpa tali yang elegan dengan aksen detail kristal yang halus.

Gaya penampilannya yang anggun, rambut pirang alami dan perhiasan berlian menonjolkan citranya yang berkelas. 

Namun, penampilan tersebut memicu perdebatan, dengan sebagian memuji konsistensinya sementara yang lain mengkritik kurangnya keberanian.

Di ajang yang menghargai pengambilan risiko, pendekatan minimalis Rose menonjol tetapi tidak selalu seperti yang diharapkan para kritikus.

Lisa: Sebuah Karya Seni yang Hidup

Lisa muncul sebagai salah satu bintang yang paling banyak dibicarakan malam itu, mewujudkan tema tersebut dengan penampilan yang berani dan konseptual.

Busana yang dikenakannya menampilkan lapisan-lapisan tipis yang menutupi tubuh dan wajah, didukung oleh motif tangan yang artistik mengubahnya menjadi apa yang banyak orang gambarkan sebagai "karya seni hidup." Penambahan perhiasan berwarna biru laut yang pekat menciptakan kontras yang mencolok terhadap busana putih yang anggun tersebut.

Alih-alih bermain aman, Lisa merangkul mode berkonsep tinggi, semakin memperkuat statusnya sebagai ikon gaya global dan anggota Komite Penyelenggara Met Gala.

BLACKPINK Membuktikan Kekuatan Global Mereka

Mulai dari keberanian Lisa dalam mengambil risiko artistik hingga gaya Jennie yang kontroversial, keanggunan Jisoo, dan kemewahan Rose yang bersahaja, BLACKPINK menampilkan spektrum penuh identitas mode modern.

Penampilan bersama mereka tidak hanya menandai tonggak sejarah bagi grup tersebut, tetapi juga menegaskan kembali dominasi K-Pop yang semakin berkembang di panggung mode global.

Di Met Gala 2026, BLACKPINK tidak hanya hadir, mereka mendefinisikan percakapan dan popularitas global mereka.***


Editor : Irma Nurfajri