Seorang Staf Meninggal di Lokasi Konser 'Summer Swag' PSY, P Nation Sampaikan Belasungkawa
P Nation sampaikan bela sungkawa setelah seorang staf asal Mongoliacmeninggal di lokasi konser 'Summer Swag' PSY.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada Minggu, 31 Juli 2022, dilaporkan sorang staf jatuh hingga tewas saat membongkar panggung PSY untuk seri konser 'Summer Swag' di Gangneung-si.
Staf yang telah meninggal itu terungkap sebagai pria Mongolia berusia dua puluhan yang bekerja di Korea sebagai pekerja konstruksi.
Dikatakan saat bekerja untuk menurunkan lampu yang digunakan dalam konser, staf tersebut jatuh setinggi 15 meter hingga tewas.
Baca Juga: Mantan Member LE SSERAFIM Kim Garam Terima Kata Makian yang Ditulis di Meja Sekolah, Dibully?
Staf itu dibawa ke rumah sakit saat menderita serangan jantung, di mana dia kemudian dinyatakan meninggal.
Polisi menduga staf itu menurunkan set di atas panggung, yang tingginya lima lantai, dan dia terpeleset dan jatuh.
Telah dilaporkan juga bahwa hujan mungkin berperan dalam jatuhnya staf tersebut.
Usai menerima kabar tragedi tersebut, agensi PSY, P Nation, merilis pernyataan duka tersebut.
"Halo, ini P Nation. Pertama, dengan berat hati kami menyampaikan berita ini," kata P Nation.
"Pada tanggal 31 Juli 2022, pukul 15:50 di Stadion Gangneung, seorang staf telah meninggal dunia," tuturnya.
Baca Juga: Judy dan Youngheun Resmi Keluar dari Girl Grup BLACKSWAN
"Almarhum adalah seorang pria Mongolia berusia dua puluhan dan merupakan pekerja kontrak untuk kontraktor A," jelasnya.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa kami kepada almarhum dan keluarganya," ungkapnya.
"Hal ini sangat mempengaruhi P Nation, seperti yang kita ketahui kerja dan usaha yang dilakukan di belakang layar."
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menghormati almarhum dan membuat rencana untuk mencegah hal ini terjadi lagi."
"Sekali lagi kami menyampaikan belasungkawa kepada almarhum," tutupnya.
Tur konser 'Summer Swag' PSY telah terlibat dalam kontroversi sejak awal ketika banyak yang mengkritik konser karena menggunakan 300 ton air minum per pertunjukan.
Baca Juga: Buntut Penemuan Bansos Presiden yang Tertimbun di Depok, Polisi Bakal Panggil Pihak JNE
Ada juga kritik baru atas peningkatan kasus Covid-19 di antara para peserta konser.
Pertunjukan konser terbaru yang diadakan di Gangneung-si dihadiri oleh 250 ribu orang.***
Editor : inilahkoran

