Sidak Pembangunan Gedung Perpustakaan, Begini Pesan Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Gedung Perpustakaan Kota Bogor pada Selasa (26/7/2022) sore.

Sidak Pembangunan Gedung Perpustakaan, Begini Pesan Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Gedung Perpustakaa Kota Bogor pada Selasa (26/7/2022) sore. Sidak ini dilakukan oleh Bima Arya untuk memastikan progres lanjutan pembangunan ex Gedung DPRD Kota Bogor ini berjalan on the track.
 
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Gedung Perpustakaan Kota Bogor pada Selasa (26/7/2022) sore.
 
Sidak ini dilakukan oleh Bima Arya untuk memastikan progres lanjutan pembangunan ex Gedung DPRD Kota Bogor ini berjalan on the track.
 
pembangunan yang sudah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu ini, kini sudah memasuki pembangunan tahap dua yang dimulai sejak April 2022 lalu dimana untuk anggaran pembangunan Rp8.675.864.617.
 
 
"Jadi hasil peninjauan, perpustakaan ini progressnnya sudah 28 persen, deviasinya positif 17 persen. Jadi lebih cepat pekerjaannya," ungkap Bima Arya di Gedung Perpustakaan.
 
Bima melanjutkan, semua persentase pengerjaan terbilang cukup on the track. Bahkan, sesuai target. Akan ada furniture-furniture yang akan masuk ke Perpustakaan Kota Bogor ini.
 
"Sebagian besar persentase pengerjaan nanti ada di furniture yang akan masuk. Sejauh ini on the track. Dan saya akan evaluasi penggunaan di lantai 2-3, rencana kan untuk tadinya command center," terangnya.
 
 
Bima mengaku, akan mengkaji kembali sambil menunggu konfirmasi dari provinsi untuk pendanaan command center. Apakah tetap command center ataukah ada peruntukan lain. 
 
"Itu kami akan eveluasi peruntukannya. Untuk Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Bogor untuk memaksimalkan gedung," tuturnya.
 
Bima meminta, untuk memastikan stok-stok buku, nantinya dalam maksimal di Perpustakaan Kota Bogor yang rencananya selesai pada bulan November ini.
 
 
"Tapi saya akan minta Kadiskarpus untuk memastikan penambahan stok stok buku. Sekarang ini kalau di stok kami ada 40 ribu akan pindah ke sini semua. Minta sampai pembukaan kami terus maksimalkan penambahan buku-buku, bantuan buku dari berbagai pihak," terangnya.
 
Bima menjelaskan, sidak yang dilakukan ini pun untuk memastikan terkait adanya laporan Hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). LHP BPK itu menyebutkan bahwa pembangunan gedung perpustakaan ini, terdapat adanya kelebihan anggaran yang belum dilaporkan dalam pertanggung jawaban Laporan Keungan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2021.
 
"Kemaren juga ada temuan dari BPK direkomendasikan ada kelebihan pembayaran sudah diselesaikan. Semua sudah diselesaikan oleh pihak ketiga.
Sejauh ini semuanya on the track dan tidak ada masalah," jelasnya.
 
 
"Ya, kan kontraktor bersedia membayarkan kelebihan anggaran Rp600 juta yang saat ini baru Rp100 juta sampai akhir tahun. Jadi, ada termin pembayarannya, pengembaliannya," tegas politisi PAN ini.
 
Bima menambahkan, kelebihan anggaran yang ditemukan dalam laporan BPK itu harus segera dikembalikan.
 
"Dikembalikan lagi kepada aturan dari BPK saja. Yang penting itu harus kembali," pungkasnya. (rizki mauludi)***


Editor : inilahkoran