Survei Persepsi Masyarakat Cimahi, Instrat Sebut Tiga Bacawalkot Dominasi Sejumlah Indikator
Indonesia Strategic Institute (Instrat) menyebut ada tiga tokoh Bakal Calon (Balon) Wali Kota Cimahi yang akan berlaga pada Pilwalkot 2024 mendatang. Di urutan pertama, nama Dikdik Suratno Nugrahawan memiliki popularitas sebesar 61,25 persen, Ngatiyana sebanyak 60,25 persen dan Adhitia Yudhistira sebanyak 40 persen. Posisi ke empat nama Acep Jamaludin memperoleh angka 38,5 persen, Faisal Harris sebanyak 35,25 persen.Dikdik Suratno Nugrahawan, Ngatiyana,
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Indonesia Strategic Institute (Instrat) menyebut ada tiga tokoh Bakal Calon (Balon) Wali Kota Cimahi yang akan berlaga pada Pilwalkot 2024 mendatang.
Hal itu terungkap berdasarkan hasil survei persepsi masyarakat Kota Cimahi jelang Pilkada Serentak 2024 di Kota Cimahi yang dilakukan pada 3-7 Mei 2024.
"Kami mengambil sampel sebanyak 400 responden yang mewakili seluruh kelurahan di Kota Cimahi dengan menggunakan metode wawancara face to fave interview dengan margin of error 4,85 persen," kata Direktur Instrat, Adi Nugroho saat ditemui di Baros, Kota Cimahi, Senin 20 Mei 2024.
Menurutnya, berbagai hasil survei yang dilakukan Instrat menunjukkan hal-hal yang menarik lantaran hanya segelintir figur yang diprediksi menjadi kandidat terkuat pada Pilwalkot Cimahi 2024.
"Di urutan pertama, nama Dikdik Suratno Nugrahawan memiliki popularitas sebesar 61,25 persen, Ngatiyana sebanyak 60,25 persen dan Adhitia Yudhistira sebanyak 40 persen," tuturnya.
Di posisi ke empat, sambung Adi, nama Acep Jamaludin memperoleh angka 38,5 persen, Faisal Harris sebanyak 35,25 persen. Namun, masih ada sejumlah nama yang popularitasnya berada di bawah angka 30 persen.
"Sebut saja Ahmad Zulkarnaen dengan presentase popularitas diangka 29,25 persen, Bagja Setiawan 24,5 persen dan Enang Sahri L 22,25 persen," sebutnya.
Tak hanya itu, lanjut Adi, berdasarkan indikator tingkat kesukaan, rasio kenal-suka, persepsi kelayakan sebagai wali dan wakil wali kota, elektabilitas dan simulasi berpasangan nama Adhitia Yudhistira, Dikdik Suratno Nugrahawan dan Ngatiyana masih konsisten menjadi pilihan masyarakat.
"Jika dibandingkan survei yang kami lakukan pada kuartal akhir tahun 2022 dan survei pada Mei 2024, perolehan popularitas dan elektabilitas ke tiganya cukup bervariatif," ujarnya.
Pada tahun 2022, sosok Adhitia Yudhistira memang belum dikenal di Cimahi. Namun, pada Mei 2024 popularitas figur muda ini mencapai angka 40 persen dengan elektabilitas sebesar 9,75 persen.
Sementara itu, popularitas Sekda Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan pada Oktober 2022 hanya 3,30 persen dan naik pada Mei 2024 di angka 61,25 persen dengan elektabilitas sebesar 9 persen.
"Untuk sosok Ngatiyana yang semula popularitasnya 65,8 persen pada Oktober 2022, bulan Mei 2024 ini turun di angka 60,25 persen," ujarnya.
"Penurunan ini pun terjadi pada elektabilitasnya dari semula 15 persen, kini hanya 12 persen," sambungnya.***(agus satia negara)
Editor : Ghiok Riswoto
