Teriakan Mafia Menggema di GBLA Usai Persib Kandas di Babak 16 Besar ACL Two
Teriakan mafia menggema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), usai Persib Bandung dikandaskan Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL Two 2025-2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Teriakan mafia menggema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), usai Persib Bandung dikandaskan Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League ACL Two 2025-2026.
Kata mafia itu dilontarkan Bobotoh di seluruh Stadion GBLA yang ditujukan kepada wasit Majed Mohammed Al Shamrani. Pasalnya wasit asal Arab Saudi itu kerap merugikan Persib Bandung.
Para Bobotoh ini seakan tidak puas dengan kepempipinan wasit Majed Mohammed Al Shamrani. Bahkan Persib Bandung harus bermain dengan 10 pemain di akhir babak pertama setelah Uiliam Barros terkena kartu merah akibat dianggap melakukan pelanggaran serius kepada Jonathan Khemdee.
Meski Persib Bandung menutup laga dengan skor 1-0 melalui gol Andrew Jung pada menit ke-40, namun hasil itu tidak cukup membuat tim berjulukan Maung Bandung ini lolos ke babak selanjutnya.
Pasalnya, pada pertemuan pertama lalu, Persib Bandung kalah dengan skor 0-3. Sehingga agregat dimenangkan Ratchaburi FC dengan skor 1-3.
Dengan hasil ini, perjalanan Persib Bandung dipastikan terhenti di babak 16 besar ACL Two 2025-2026.
Usai laga kata mafia kembali digaungkan Bobotoh. Bahkan beberapa orang dari tribun selatan turun ke lapangan hingga mengejar wasit.
Beruntung aksinya mampu ditahan para steward termasuk para pemain hingga pelatih Persib Bandung.
Editor : Doni Ramdhani
