Tiga Hari Belum Ditemukan, Ayah di Sibolga Menangis Cari Putrinya di Tengah Longsor
Pilu ayah di sibolga mencoba mencari putrinya yang masih hilang tiga hari di tengah bencana longsor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Duka mendalam menyelimuti kawasan terdampak longsor di Sibolga. Seorang ayah tampak menangis pilu sambil terus menggali tanah dengan tangan kosong demi mencari putri tercintanya yang hingga hari ketiga belum juga ditemukan.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang pria paruh baya mengenakan kaus merah dan celemek garis-garis sedang membungkuk di tengah timbunan tanah cokelat.
Tangannya penuh lumpur, tubuhnya gemetar menahan tangis, dan wajahnya menatap tanah dengan putus asa namun tetap berusaha menggali.
Video itu menggambarkan bagaimana ia berjuang tanpa henti di lereng longsor, sepenuhnya mengandalkan tenaga sendiri.
Ayah tersebut terus berdoa sambil menelusuri gundukan tanah, memohon kepada Tuhan agar diberi petunjuk tentang keberadaan putrinya. Setiap genggaman tanah yang ia singkirkan menjadi harapan kecil bahwa anaknya mungkin masih selamat.
Menurut warga dan tim penyelamat di lokasi, pria itu menolak untuk meninggalkan area longsor meski telah berulang kali diminta beristirahat. Kelelahan tak menyurutkan tekadnya.
Ia memilih bertahan, berdiri di tengah reruntuhan tanah untuk terus mencari sang putri yang nyaris tak pernah lepas dari pelukannya sebelum bencana terjadi.
Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan bekerja keras menyisir titik-titik rawan longsor, sementara sang ayah tetap menanti dengan hati yang hancur namun penuh harapan.
Kisahnya mengundang simpati luas, menjadi potret nyata betapa beratnya kehilangan di tengah bencana yang melanda wilayah Sumatera.
Editor : Firda Rachmawati
