Unpad Siapkan Talenta Global

Peluang bekerja di luar negeri tak cukup bermodal keberanian untuk meninggalkan kampung halaman. Keterampilan, penguasaan bahasa asing, sertifikasi,

Unpad Siapkan Talenta Global
TANDA TANGAN: Penandatanganan prasasti oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Drs Mukhtarudin.(UNPAD.AC.ID)

INILAH, Bandung - Peluang bekerja di luar negeri tak cukup bermodal keberanian untuk meninggalkan kampung halaman. Keterampilan, penguasaan bahasa asing, sertifikasi, dan pemahaman tentang dunia kerja internasional menjadi bekal penting agar pekerja migran Indonesia mampu bersaing sekaligus terlindungi.

Universitas Padjadjaran (Unpad) berupaya membuka jalan menuju peluang tersebut melalui peresmian Unpad Skills Hub & Migrant Center di Bale Rumawat, Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (9/10). Pusat pelatihan ini dirancang untuk membantu masyarakat mempersiapkan diri sebelum memasuki pasar kerja internasional.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi calon pekerja migran melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Unpad Skills Hub & Migrant Center terbuka untuk masyarakat umum, termasuk mereka yang bukan mahasiswa Unpad. Melalui fasilitas ini, perguruan tinggi tersebut ingin memperluas akses terhadap pendidikan dan pelatihan berkualitas agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan mempersiapkan karier di luar negeri.

“Dari hulu ke hilir, Unpad bisa melakukan mulai dari pelatihan, penempatan, hingga setelah penempatan. Purna pekerja migran pun bisa dilatih kembali untuk menjadi entrepreneur-entrepreneur muda,” ujar Mukhtarudin dalam sambutannya, seperti dikutip dari kanal resmi Unpad.

Pernyataan itu menempatkan pelatihan sebagai bagian dari proses yang lebih panjang. Persiapan calon pekerja migran tidak berhenti ketika mereka dinyatakan siap bekerja, tetapi dapat berlanjut hingga setelah kembali ke Tanah Air. Pengalaman dan keterampilan yang diperoleh di luar negeri juga berpeluang dikembangkan menjadi modal untuk membangun usaha.

Bekerja di pasar internasional menuntut kesiapan yang sesuai dengan kebutuhan pemberi kerja. Karena itu, pelatihan keterampilan, sertifikasi, dan penguasaan bahasa asing menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon pekerja migran agar memiliki daya saing. (gin)


Editor : Inilahkoran