Usai Rumahnya Ambruk, Janda Asal KBB Terima Bantuan Rp2 Juta dari Desa

Ambruknya rumah Nani (69) warga kampung Cipanji RT 05/RW 12, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

 Usai Rumahnya Ambruk, Janda Asal KBB  Terima Bantuan Rp2 Juta dari Desa
Ambruknya rumah Nani (69) warga kampung Cipanji RT 05/RW 12, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini menuai rasa keprihatinan mendalam berbagai pihak.
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Ambruknya rumah Nani (69) warga kampung Cipanji RT 05/RW 12, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini menuai rasa keprihatinan mendalam berbagai pihak.
 
Pasalnya, kondisi rumah tersebut tidak layak untuk bisa ditempati kembali lantaran perlu dilakukan renovasi total dengan biaya yang tak sedikit.
 
Ketua RW 12 Kampung Cipanji, Desa Cihampelas, Nia mengatakan, kondisi rumah ibu Nani sebenarnya ambruk atau runtuh semuanya. Makanya, sebagai perangkat desa dirinya pun sempat kebingungan untuk mencari bantuan.
 
 
Ia menyebut, Pemerintah Desa Cihampelas memang sudah mengetahui kondisi rumah ibu Nani yang membutuhkan biaya yang cukup besar untuk dilakukan renovasi.
 
"Alhamdulillah, Pemdes Cihampelas bisa memberikan bantuan meski hanya sekadar untuk biaya makan ibu Nani sehari-hari," katanya kepada wartawan.
 
Ia mengaku tetap bersyukur dengan bantuan yang diberikan pihak pemerintah desa, yakni sebesar Rp 2 juta untuk biaya makan ibu Nani selama mengungsi di rumah tetangga.
 
"Kalau buat bangun rumah kembali biayanya kurang cukup. Itu juga bantuan dari desa bantuan bencana alam," sebutnya.
 
 
Ia mengaku, pihaknya sempat mengajukan bantuan untuk perbaikan rumah tersebut ke DPRD KBB sebelum ambruk beberapa bulan lalu.
 
"Awalnya sudah diajukan ke dewan, dan insya Allah bulan Agustus ini katanya mau diperbaiki, dengan kondisi sudah seperti ini mudah-mudahan ada solusi," ujarnya.
 
Terpisah, anggota Komisi II DPRD KBB, Nur Djulaeha mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kondisi tersebut.
 
 
Ia meni, usai menerima kabar tersebut, pihaknya langsung mengintruksikan kepada dinas terkait agar segera melakukan perbaikan.
 
"Saya mendapatkan laporan dan ini bicara hati nurani, saya langsung sampaikan ke Dinas Perkim KBB untuk segera mengecek ke lokasi, mudah-mudahan ada solusi," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran