Viral Mobil Dinas Sekprov Sulsel Bikin Heboh di Jalan Pettarani, Warga Geram Karena Sirine dan Klakson Tak Henti
viral Mobil Dinas Sekprov Sulsel Bikin Heboh di Jalan Pettarani, Warga Geram Karena Sirine dan Klakson Tak Henti
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Suasana siang di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, mendadak ricuh pada Kamis (16/10/2025). Sebuah mobil dinas Toyota Alphard berpelat merah DD 6, yang diketahui milik Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan Jufri Rahman, membuat banyak pengguna jalan kesal lantaran terus membunyikan sirine dan klakson tanpa henti.
Peristiwa ini terjadi ketika rombongan Sekprov Sulsel melintas di tengah padatnya arus lalu lintas. Berdasarkan penelusuran, mobil tersebut merupakan kendaraan dinas resmi Sekprov yang baru saja meninggalkan acara di Hotel Four Points Makassar dan tengah menuju Kantor Gubernur Sulsel untuk menghadiri pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Buru-buru, ditunggu sama KPK di Kantor Gubernur,” ujar seorang anggota Satpol PP yang bertugas sebagai sopir mobil pengawal di depan kendaraan dinas tersebut.
Sirine dan Klakson Terus Terdengar, Warga Merasa Terganggu
Rombongan mobil dinas itu dikawal oleh kendaraan Satpol PP Sulsel. Namun, yang membuat warga geram adalah suara sirine dan klakson yang dibunyikan terus-menerus, bahkan ditambah dengan teriakan “wuk wuk” dari pengawal yang duduk di samping sopir untuk meminta pengendara lain memberi jalan.
Banyak pengguna jalan mengaku terganggu karena perilaku pengawalan tersebut dinilai berlebihan dan arogan, apalagi di tengah lalu lintas padat siang hari.
“Suara sirinenya nggak berhenti-berhenti, bikin kaget dan bising. Padahal jalan juga macet, semua orang buru-buru,” kata salah satu pengendara yang melintas di lokasi.
Emosi Pengendara Meledak, Ada yang Meludah ke Arah Mobil
Tak tahan dengan kebisingan dan gaya pengawalan yang dinilai tak sopan, seorang pengendara motor bahkan menyalip mobil Alphard dan meludah ke arah kendaraan tersebut sebagai bentuk protes. Aksi itu sempat memancing ketegangan di jalan, namun situasi kembali kondusif setelah rombongan meninggalkan lokasi.
Peristiwa ini menuai perhatian luas di media sosial setelah videonya tersebar di beberapa platform lokal. Banyak warganet menilai bahwa penggunaan sirine dan klakson oleh pejabat daerah seharusnya dilakukan secara proporsional, bukan untuk menunjukkan keistimewaan di jalan raya.
“Kalau semua pejabat kayak gini, jalan makin semrawut. Sirine kan buat keadaan darurat, bukan biar cepat sampai,” tulis salah satu komentar netizen di Instagram.
Kontroversi Sirine Pejabat, Bukan Kasus Pertama
Kejadian ini menambah deretan kasus penyalahgunaan sirine dan pengawalan pejabat di jalan umum. Sebelumnya, publik juga sempat dihebohkan dengan beberapa video serupa dari daerah lain yang menunjukkan kendaraan dinas melanggar etika berkendara.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait insiden di Jalan Pettarani tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

