Viral Surat Ancaman Bom yang Larang Wisuda di Unpar, Pihak Kampus Buka Suara

Viral di media sosial surat berisi ancaman pengeboman untuk melarang acara wisuda di Universitas Katholik Parahyangan (Unpar), Bandung.

Viral Surat Ancaman Bom yang Larang Wisuda di Unpar, Pihak Kampus Buka Suara

INILAHKORAN, Bandung - Viral di media sosial surat berisi ancaman pengeboman untuk melarang acara wisuda di Universitas Katholik Parahyangan (Unpar), Bandung.

surat ancaman pengeboman saat acara wisuda Unpar tersebut beredar sejak Kamis 14 November 2024 sekira pukul 17.00 WIB.

Kabar terkait adanya surat ancaman berisi pengeboman saat wisuda Unpar ini juga dibagikan oleh beberapa akun di media sosial X.

Dalam surat ancaman tersebut juga tertulis tanggal dan sosok yang diduga mengirim ancaman tersebut, yakni Jamaah Ansharut Dulah yang ditulis pada 7 November 2024 di Astana Anyar.

Adapun, surat tersebut ditujukan untuk Rektor Unpar dan meneror agar Unpar membatalkan acara wisuda yang diselenggarakan pada 15-16 November 2024 tersebut.

"Surat ini adalah peringatan untuk serangkaian acara wisuda yang dijadwalkan pada 15-17 November 2024. Kami menyembunyikan beberapa bom panci dan bahan peledak plastik lainnya dalam ruang Auditorium Lt.2 Pusat Pembelajaran Artz-Geise," tulis surat ancaman tersebut.

“Kami akan meledakkan ruang tersebut, jika acara tersebut terlaksana,” demikian penggalan isi surat ancaman pengeboman tersebut.

Beredarnya surat ancaman tersebut, Unpar akhirnya mengeluarkan surat berisi siaran pers yang membenarkan adanya surat ancaman pengeboman saat acara wisuda.

Selain itu, Unpar juga menegaskan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk memastikan ancaman teror tersebut.

"Unpar masih dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya aparat keamanan untuk memastikan bahwa lingkungan kampus tetap aman," tulis rilis Unpar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada lanjutan atas insiden yang menghebohkan civitas akademik kampus Unpar tersebut.


Editor : Firda Rachmawati