Wali Kota Bandung Gaungkan Konsep Warga Jaga Warga, Siskamling Jadi Gerakan Sosial

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menggaungkan, konsep "warga jaga warga" dalam reaktivasi sistem keamanan lingkungan (siskamling) pascademonstrasi 28 Agustus 2025.

Wali Kota Bandung Gaungkan Konsep Warga Jaga Warga, Siskamling Jadi Gerakan Sosial
Wali kota bandung m farhan

INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota bandung, Muhammad Farhan menggaungkan, konsep "Warga jaga warga" dalam reaktivasi sistem keamanan lingkungan (siskamling) pascademonstrasi 28 Agustus 2025. 

Di tiga pos ronda kelurahan Sekejati, Batununggal dan Balonggede, ia menyampaikan bahwa konsep "warga jaga warga" menekankan pada partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus saling peduli.

"Warga jaga warga juga berarti perhatian kepada lansia dan mereka yang membutuhkan. Maka kita juga serahkan bantuan sosial untuk lansia di tiap lokasi," kata Farhan, Rabu 10 September 2025.

Ia menegaskan, kekuatan pertahanan utama sebuah kota tidak semata-mata bergantung pada institusi keamanan. Tetapi pada solidaritas warganya. Partisipasi masyarakat, adalah fondasi penting dalam menjaga ketertiban umum di tingkat lokal.

"Polisi hebat, tentara kuat, Satpol PP dan Linmas juga siap. Tapi pertahanan terkuat adalah warga itu sendiri," ucapnya.

Konsep "warga jaga warga" tidak hanya terlihat dari keterlibatan warga dalam ronda malam. Tetapi juga dari semangat kolaborasi antarwarga, terutama dalam memperhatikan kelompok rentan seperti lansia dan warga pra-sejahtera.

"Siskamling juga melibatkan generasi muda seperti karang taruna yang turut ambil bagian dalam kegiatan ronda," ujar dia. 

Farhan menyebut, keterlibatan milenial dan generasi Z sebagai sinyal positif bahwa budaya keamanan kini menjadi gerakan lintas generasi.

"Biasanya yang ronda hanya bapak-bapak, tapi sekarang karang taruna juga turun. Ini yang kita harapkan. Siskamling bukan kolonial saja, tapi juga milenial," tandasnya


Editor : Ahmad Sayuti