Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan : Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pendapatan Daerah Kota Bandung 2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menekankan, pentingnya penguatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengembangan sektor jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menekankan, pentingnya penguatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengembangan sektor jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.
“Kota Bandung memiliki ekosistem ekonomi kreatif dan sektor jasa yang kuat. Kita akan dorong agar kontribusinya terhadap PAD lebih maksimal, tanpa menambah beban masyarakat,” kata Farhan, Sabtu 1 November 2025.
Ia menambahkan, strategi tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjaga prioritas anggaran pada sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengurangi kualitas layanan kepada warga. Justru dengan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, kita bisa memperkuat daya saing kota dan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Farhan juga menyampaikan apresiasi, atas masukan dari DPRD yang akan digunakan untuk menyempurnakan Raperda APBD 2026. Ia menegaskan, setiap pengeluaran anggaran tetap mengutamakan efisiensi dan akuntabilitas sambil memaksimalkan potensi ekonomi lokal.
Pihaknya juga menargetkan optimalisasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja bagi warga kota.
“Kita ingin ekonomi kreatif menjadi motor penggerak kemandirian fiskal, sekaligus membuka lapangan kerja baru. Terutama bagi generasi muda Kota Bandung,” ujar dia.
Selain itu ditambahkan ia, pemerintah kota terus memanfaatkan teknologi dalam perencanaan dan pelaporan keuangan agar transparansi dan tata kelola pemerintahan tetap terjaga.
"Komitmen memperkuat sinergi dengan DPRD, agar Raperda APBD 2026 segera disahkan dan dijalankan dengan orientasi pada kesejahteraan masyarakat," tandasnya.
Editor : Firda Rachmawati
