Yonzipur 9 Kostrad Gelar Simulasi Penjinakan Bahan Peledak di Stasiun Whoosh Tegallua

Yonzipur 9 Kostrad menggelar simulasi penjinakan bahan peledak di Stasiun Whoosh Tegalluar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi keamanan.

Yonzipur 9 Kostrad Gelar Simulasi Penjinakan Bahan Peledak di Stasiun Whoosh Tegallua
Yonzipur 9 Kostrad menggelar simulasi penjinakan bahan peledak di Stasiun Whoosh Tegalluar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi keamanan.

INILAHKORAN.ID – Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Lang Lang Bhuwana Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar latihan simulasi penjinakan bahan peledak di Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Latihan tersebut bertujuan menguji kemampuan taktis dan teknis prajurit dalam menghadapi potensi ancaman bahan peledak, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan petugas keamanan stasiun dalam menghadapi situasi darurat.

Komandan Yonzipur 9/LLB/1 Kostrad, Letkol Czi Martin Novence, mengatakan latihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan prajurit serta koordinasi antara unsur militer dan pengelola transportasi kereta cepat.

“Kegiatan ini sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan petugas keamanan stasiun dalam menghadapi situasi darurat,” katanya, Kamis (22/10/2026).

Menurut Martin, simulasi tersebut menjadi sarana bagi prajurit untuk mengasah profesionalisme dan ketepatan dalam mengambil keputusan ketika menghadapi ancaman yang membutuhkan penanganan khusus.

Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman personel keamanan stasiun mengenai langkah-langkah menghadapi keadaan darurat, termasuk memperkuat koordinasi dengan unsur terkait apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.

Martin berharap latihan tersebut dapat membantu meminimalkan risiko serta memperkuat perlindungan terhadap fasilitas transportasi yang termasuk objek vital nasional.

“Kami berharap dapat membantu meminimalkan risiko serta memperkuat upaya perlindungan terhadap fasilitas transportasi yang termasuk objek vital nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, profesionalisme, kecepatan, dan ketepatan menjadi aspek penting dalam pelaksanaan tugas penjinakan bahan peledak.

Melalui latihan ini, seluruh pihak diharapkan semakin siap mengantisipasi potensi ancaman demi menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jasa serta kelancaran operasional kereta cepat Whoosh.***


Editor : JakaPermana