Yurinoki Satu Atap Bandung, Tawarkan Pengetahuan dan Pemahaman Jepang Lebih Dalam
Yurinoki Satu Atap Bandung memberikan penawaran menarik bagi mereka yang ingin mengenal dan mengetahui Jepang lebih mendalam, baik dari sisi bahasa, budaya maupun pengetahuan lain bagi mereka yang tertarik bekerja di Jepang maupun komunitas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Konsultan program studi dan kerja, Yurinoki Satu Atap Bandung menawarkan konsep lebih untuk meningkatkan Pengetahuan masyarakat yang tertarik akan Budaya Jepang secara mendalam.
Direktur Yurinoki Satu Atap, Mochamad Faizal Ariefiandi mengatakan, keunikan budaya Jepang memiliki daya tarik tersendiri untuk didalami. Maka tidak heran di Indonesia, banyak komunitas yang muncul.
Yurinoki Satu Atap tidak hanya memfasilitasi kebutuhan meningkatkan kemampuan Bahasa Jepang melalui kursus, juga pelatihan dan pengenalan budaya negeri Matahari Terbit tersebut.
"Seperti hari ini, kita mengenalkan bagaimana cara menggunakan pakaian adat Jepang, yaitu Yukata. Dimana dibimbing langsung oleh orang Jepang, Tomomi. Selain tentunya bahasa," ujar Faizal di Yurinoki Satu Atap, Jalan Cijerah, Kota Bandung, Rabu 31 Januari 2024.
Selain itu, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di Jepang saat ini begitu terbuka. Celah ini dicoba oleh Yurinoki Satu Atap, untuk membantu memfasilitasi memberikan konsultasi, agar tidak salah langkah.
"Tetapi yang pasti kami bukan penyalur. Hanya memfasilitasi teman-teman yang mau lanjut kuliah, mau bekerja disana seperti apa. Bahkan kami juga bisa membantu untuk mendapatkan program beasiswa untuk mereka yang berminat untuk melanjutkan sekolah kesana. Bagaiaman caranya untuk mendapatkan kemampuan bahasa Jepang level N4," imbuhnya.
Lembaga belajar yang telah berdiri sejak 2018 silam ini sambung Faizal, saat ini tengah menggenjot kemampuan bahasa 25 orang peserta, yang memang ingin mendalami budaya Jepang lebih jauh.
Dimana tujuan akhir mereka yang beragam, baik untuk melanjutkan studi ataupun persiapan untuk mengikuti bursa kerja ke Jepang. Dimana saat ini memang tengah digencarkan pemerintah melalui Pekerja Migran Indonesia (PMI), guna meningkatkan perekonomian.
"Kita tahu, bahwa memang angka kelahiran di Jepang saat ini menurun. Maka mereka mencari pekerja dari luar, termasuk Indonesia. Peluang ini bisa ditangkap oleh orang kita untuk bekerja, yang tentunya harus dipersiapkan dari awal. Tidak hanya skill tetapi juga bahasa Jepang," tandasnya.*** (Yuliantono)
Editor : Ghiok Riswoto

