16 Perusahaan Sudah Buka Loker di Aplikasi Nyari Gawe, Ini Jenis Pekerja yang Dibutuhkan
Antusiasme terhadap aplikasi pencarian kerja milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Nyari Gawe, terus meningkat. Dalam tiga hari peluncurannya, sudah 16 perusahaan terkoneksi dan membuka 19 sub-lowongan kerja dengan berbagai spesifikasi dan persyaratan tenaga kerja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Antusiasme terhadap aplikasi pencarian kerja milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, nyari gawe, terus meningkat. Dalam tiga hari peluncurannya, sudah 16 perusahaan terkoneksi dan membuka 19 sub-lowongan kerja dengan berbagai spesifikasi dan persyaratan tenaga kerja.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Adi Komar menjelaskan, perusahaan yang bergabung berasal dari berbagai sektor, termasuk industri tekstil.
“Ada beberapa jenis ya, mengoperasikan mesin jahit, mesin emboss, sablon dan memilah limbah untuk daur ulang,” ujar Adi Komar, Kamis 9 Oktober 2025.
Adi menambahkan, saat ini proses rekrutmen masih dalam tahap pengumpulan lamaran. Belum ada proses pemanggilan atau wawancara kerja. Ia juga mengimbau perusahaan lain di Jawa Barat untuk segera memanfaatkan platform digital ini.
“Nanti kita terus mengimbau ke perusahaan, untuk mengakses ke aplikasi,” ucapnya.
Adi memastikan hingga kini tidak ada keluhan teknis dari masyarakat terkait penggunaan aplikasi. Meski baru tiga hari diluncurkan, jumlah pelamar sudah hampir menembus 10 ribu orang.
“Pasti kita akan terus tingkatkan, karena infrastruktur ini mendukung program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya pikir nanti itu akan menyesuaikan. Terus kita tingkatkan. Sampai sekarang, memang belum ada kendala,” katanya.
Ia berharap, aplikasi Nyari Gawe dapat terus disosialisasikan hingga ke tingkat desa dan kelurahan agar masyarakat di seluruh penjuru Jabar bisa dengan mudah mencari pekerjaan tanpa biaya tambahan.
Selain membantu pencari kerja, platform ini juga menekan biaya promosi bagi perusahaan dalam mencari tenaga kerja yang sesuai.
“Kami akan lebih masif lagi, terutama dengan jajaran Disnaker kabupaten/kota, terus menyosialisasikan untuk menggunakan aplikasi ini. Baik dari perusahaan maupun pencari kerja. Sekali lagi, aplikasi ini memang didedikasikan untuk warga Jawa Barat,” tegas Adi.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa 9.726 orang telah mendaftar di aplikasi Nyari Gawe. Kabupaten Karawang menjadi wilayah dengan pelamar terbanyak, 994 orang, disusul Subang 992 orang dan Indramayu 883 orang.
“Antusiasme warga untuk mencari atau melamar pekerjaan lewat aplikasi Nyari Gawe sangat tinggi. Ini menunjukkan kebutuhan dan semangat masyarakat untuk bekerja masih luar biasa,” ujar Dedi.
Selain tiga daerah tersebut, tingkat partisipasi juga tinggi di beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Bandung 628 pelamar, Cirebon 561, Purwakarta 528, Kota Bandung 517, Cianjur 481, Bandung Barat 442 dan Kabupaten Bogor 431.***
Editor : JakaPermana
