36 Sekolah di Kota Bogor Direvitalisasi, Anggaran Bantuan Capai Rp26 Miliar

Sebanyak 36 SD dan SMP di Kota Bogor menerima bantuan revitalisasi senilai Rp26 miliar. Program ini memperbaiki bangunan dan fasilitas sekolah.

36 Sekolah di Kota Bogor Direvitalisasi, Anggaran Bantuan Capai Rp26 Miliar
Sebanyak 36 SD dan SMP di Kota Bogor menerima bantuan revitalisasi senilai Rp26 miliar. Program ini memperbaiki bangunan dan fasilitas sekolah.

INILAHKORAN.ID – Sebanyak 36 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bogor mendapatkan bantuan revitalisasi bangunan melalui program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan memperbaiki kondisi bangunan sekolah agar lebih representatif, aman, dan nyaman bagi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan revitalisasi telah dilaksanakan di 36 sekolah, baik negeri maupun swasta. Salah satu sekolah yang telah direvitalisasi adalah SMP Bina Karya Kreatif Kota Bogor, di bawah Yayasan Kwarta Mulia, Jalan Jabaru III, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat.

"Ya, Alhamdulillah sekolah-sekolah yang kondisinya memerlukan perbaikan kini menjadi lebih representatif, sehingga siswa lebih aman dan nyaman saat mengikuti kegiatan belajar. Salah satunya yang sudah saya lihat adalah SMP Bina Karya Kreatif Kota Bogor yang berada di bawah Yayasan Kwarta Mulia, Jalan Jabaru III, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat," ungkap Dedie, Minggu (18/10/2026).

Dedie menuturkan, setelah revitalisasi, para siswa terlihat lebih bersemangat mengikuti proses pembelajaran di kelas. Area sekolah juga kini dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, termasuk perpustakaan.

Secara keseluruhan, bantuan revitalisasi satuan pendidikan dari Kemendikdasmen untuk 36 sekolah di Kota Bogor mencapai Rp26 miliar.

"Proses revitalisasi sudah dilaksanakan di 36 sekolah, baik negeri maupun swasta. Revitalisasi ini merupakan bantuan dari program Presiden Prabowo Subianto. Kita lihat sekarang sekolah lebih representatif," paparnya.

Menurut Dedie, program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas Indonesia.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan tidak hanya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga berbagai bantuan lain, seperti laptop, perpustakaan, unit kesehatan sekolah (UKS), dan mebel.

"Jadi, bukan hanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak juga program-program yang lain. Ada bantuan laptop, perpustakaan, UKS, mebel, dan sebagainya. Sehingga, program ini bisa berjalan dengan baik secara menyeluruh dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan," jelasnya.

Dedie pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Bogor.

Terpisah, Kepala SMP Bina Karya Kreatif, Mariati Lince Lumbanbatu, menyampaikan rasa syukur atas bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Menurutnya, kunjungan Wali Kota Bogor juga menjadi penyemangat bagi pihak sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Mariati menjelaskan, sebelum direvitalisasi, halaman di depan kelas masih berupa tanah merah. Sejumlah bagian atap juga membutuhkan perbaikan, sementara beberapa lantai sekolah mengalami keretakan.

"Ya, bahwa sebelumnya, area lapangan di depan kelas masih berupa tanah merah. Beberapa bagian atap juga memerlukan perbaikan, sementara lantai sekolah banyak yang retak. Sekarang sudah bagus, sudah diperbaiki semua ruang kelas di atas dan di bawah. Fasilitasnya juga sudah banyak. Kami juga diberikan bantuan mebel dan perlengkapan di ruang UKS," jelasnya.

Ia berharap perbaikan bangunan dan penambahan fasilitas tersebut dapat membuat siswa semakin bersemangat mengikuti pendidikan serta mengembangkan potensi diri.***


Editor : JakaPermana