Alun-Alun Bandung Kembali Dibuka Permanen, PKL Dilarang Masuk Taman
Meta Description: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Alun-Alun Bandung resmi dibuka kembali secara permanen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, Alun-Alun Bandung kembali dibuka secara permanen setelah sebelumnya ditutup menjalani evaluasi dan perbaikan. Namun masyarakat tetap harus mematuhi sejumlah aturan, termasuk larangan bagi PKL masuk ke area taman.
Dia mengatakan, penutupan Alun-Alun Bandung dilakukan setelah muncul sejumlah keluhan yang perlu diselesaikan. Setelah proses evaluasi dan perbaikan, kawasan tersebut dinilai sudah siap digunakan kembali oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah bisa meresmikan kembali Alun-Alun Bandung yang sejak Januari lalu saya evaluasi. Sekarang sudah siap untuk digunakan kembali oleh masyarakat,” kata Farhan pada Senin (17/8/2026).
Meski dibuka secara permanen, dia menegaskan pengelolaan Alun-Alun Bandung tetap harus disertai aturan yang jelas. Salah satunya terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL). “PKL tidak boleh masuk ke dalam taman. Kita harus memastikan aturan itu jelas,” ucapnya.
Farhan menjelaskan, aktivitas PKL masih diperbolehkan di luar kawasan taman. Tetapi harus mengikuti aturan kewilayahan yang akan diatur oleh pihak kelurahan. “Di luar boleh, tetapi tetap mengikuti peraturan dari kewilayahan dan akan diatur oleh bu lurah,” ujar dia.
Selain pengaturan PKL, pemerintah juga akan memperkuat pengawasan terhadap kebersihan kawasan Alun-Alun Bandung. Pihaknya, meminta Kepala DPKP dan lurah Balonggede membentuk tim yang bertugas melakukan pembersihan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan.
“Nanti pesannya kepada Kepala DPKP dan kepada Lurah Balonggede, agar membentuk sebuah tim yang memang bertugas melakukan pembersihan-pembersihan,” jelasnya.
Dia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kembali Alun-Alun Bandung sebagai ruang terbuka publik. Warga diperbolehkan menggunakan kawasan tersebut untuk berbagai aktivitas seperti bermain, botram dan piknik selama tetap menjaga kebersihan serta ketertiban.
“Untuk masyarakat, silakan manfaatkan ruang terbuka publik ini. Alun-alun merupakan warisan dari para pendiri Kota Bandung, dan harus betul-betul dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bersama,” tutur dia.
Farhan menegaskan jika tidak ada lagi persoalan yang membutuhkan perbaikan, Alun-Alun Bandung akan terus dibuka. Akan tetapi, masyarakat perlu memperhatikan jam operasional yang ditetapkan yakni pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
“Kalau mudah-mudahan sekarang tidak ada lagi yang perlu diperbaiki, maka alun-alun akan permanen terus dibuka. Namun, jam operasionalnya tetap dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


