Ambu Anne: Info Covid-19 Bukan dari Satgasus Dipastikan Hoaks

Isu soal wabah corona terpantau jadi bola liar di beberapa media sosial. Salah satunya yang menyangkut data pasien, pasien positif, dan lainnya.

Ambu Anne: Info Covid-19 Bukan dari Satgasus Dipastikan Hoaks
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Isu soal wabah corona terpantau jadi bola liar di beberapa media sosial. Salah satunya yang menyangkut data pasien, pasien positif, dan lainnya.

Seperti di Kabupaten Purwakarta, warganet masih kebingungan untuk memilah informasi yang dianggap benar dan valid mengenai wabah corona ini. Pasalnya, banyak terdapat konten-konten informasi mengenai wabah covid-19 itu yang ternyata tidak sesuai fakta di lapangan.

Terbaru, ada konten berita yang memuat soal adanya warga Purwakarta yang dinyatakan positif terjangkit corona. Informasi tersebut, secara massif menyebar di kalangan masyarakat. Jelas saja, hal itu menambah kepanikan warga di wilayah ini di tengah isu corona yang semakin santer.

Namun demikian, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika membantah terkait hal itu. Pihaknya pun merilis jumlah warga yang terdampak Covid-19 di wilayahnya, hingga Kamis (19/3/2020) tercatat ada 49 kasus. Dengan rincian, 45 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), 3 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 1 orang positif Covid-19.

“Untuk yang positif, itu masih satu. Memang, untuk warga yang berstatus ODP ada penambahan dari 40 orang menjadi 45 orang,” tegas Anne saat press conference di Bale Nagri, Pemkab Purwakarta, Kamis (19/3/2020).

Anne berharap, masyarakat tidak begitu saja menyaplok informasi yang sumbernya tidak jelas. Makanya, pihaknya meminta supaya masyarakat bisa menanyakan langsung ke pemerintah jika membutuhkan informasi soal covid-19 ini.

“Kami sudah menyiapkan ruangan press conference, sebagai pintu informasi pemantauan percepatan penanganan Covid-19 ini. Lokasinya, di Kantor Dinas Kesehatan. Jadi, kalau masyarakat butuh informasi valid, bisa datang langsung atau menghubungi call center 112 yang siaga 24 jam,” jelas dia.

Anne juga telah menunjuk empat pejabat yang berhak mengeluarkan pernyataan yang berkaitan dengan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Purwakarta. Para pejabat itu di antaranya Sekda, Kadinkes, Dirut Bayu Asih, serta jubir Satgasus Covid-19 Purwakarta Kepala DPKPB.

“Kalau saya berhalangan, hanya empat pejabat ini yang boleh mengeluarkan statement mengenai perkembangan wabah covid-19 itu. Jadi, kalau ada berita maupun info mengenai corona yang bukan keluar dari pernyatan empat pejabat tersebut, berarti diragukan ke absahannya alias hoax,” tegas dia.

Anne menambahkan, mengenai situasi, kondisi dan jumlah orang yang terpapar covid akan dirilis setiap harinya oleh tim Satgassus. Selain itu, upaya lain yang telah dilakukan oleh jajarannya diantaranya menyiapkan 50 persen ruangan rawat di Rumah Sakit Bayu Asih dan menyediakan ruangan OK untuk persiapan ruangan isolasi.

“Kami juga mengirimkan tenaga laboratorium sebanyak 3 orang sebagai antisipasi pemeriksaan. Karena jujur saja, RS di kita belum memiliki alat khusus pemeriksaan Covid-19,” pungkasnya. (Asep Mulyana)


Editor : Doni Ramdhani