Amien Rais Beri Teguran Keras untuk Prabowo, Minta Seskab Teddy Dijauhkan dari Istana
Amien Rais blak-blakan dan beri teguran keras untuk Prabowo, salah satunya meminta agar Seskab Teddy dijauhkan dari Istana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tokoh reformasi sekaligus politisi senior, Amien Rais, kembali menarik perhatian publik lewat pernyataan terbarunya yang menargetkan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui sebuah video unggahan di kanal YouTube resminya yang bertajuk "Beberapa masukan untuk Pak Prabowo," mantan Ketua MPR RI ini secara blak-blakan melayangkan kritik sekaligus teguran terbuka kepada sang kepala negara.
Amien Rais menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan murni didasari atas posisinya sebagai teman dekat yang ingin melihat pemerintahan Prabowo berjalan dengan baik di mata rakyat.
Ada empat poin teguran menohok yang disampaikan Amien Rais untuk dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Berikut adalah rincian lengkapnya:
4 Poin Teguran Terbuka Amien Rais untuk Presiden Prabowo
1. Kurangi Ber 'Omon-Omon'
Amien Rais meminta Prabowo untuk mulai mengurangi pernyataan-pernyataan normatif atau sekadar janji lisan di hadapan publik. Menurutnya, saat ini masyarakat jauh lebih membutuhkan pembuktian kerja nyata.
"Kurangi ber omon-omon, rakyat sudah bosan," ujar Amien Rais dalam unggahannya.
2. Soroti 'Demam Panggung' Saat Melihat Mikrofon
Poin kedua yang dikritik Amien adalah kebiasaan Prabowo yang dinilai terlalu menggebu-gebu setiap kali berada di depan pengeras suara. Amien menganalogikannya seperti sebuah penyakit "demam panggung," di mana ada kecenderungan lidah dan mulut terasa gatal untuk terus berbicara begitu melihat mikrofon. Ia menyarankan agar komunikasi presiden bisa lebih efisien dan terukur.
3. Stop Aksi Gebrak Meja atau Podium
Gaya retorika Prabowo yang meledak-ledak dan terkadang diwarnai aksi memukul atau menggebrak podium tak luput dari sorotan tajam Amien Rais. Ia mengingatkan bahwa status Prabowo saat ini sudah berubah.
"Jangan gebrak-gebrak meja atau podium. Kalau masih Pangkostrad tidak apa-apa, tapi ini sudah presiden," tegasnya mengingatkan marwah jabatan kepala negara.
4. Minta Mayor Teddy 'Dijauhkan' dari Istana Selama Weekdays
Teguran yang paling menyita perhatian adalah ketika Amien Rais menyebut nama Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. Amien meminta agar intensitas kedekatan pribadi di lingkungan kerja formal istana dikurangi selama hari kerja (weekdays).
Jika ingin bersantai atau sekadar "hahahihi" bersama Teddy, Amien menyarankan agar hal itu dilakukan hanya pada akhir pekan (weekend atau hari Sabtu).
Kritik dari Sudut Pandang Sahabat Lama
Di akhir pernyataannya, Amien Rais menekankan bahwa ia tidak bermaksud merongrong kewibawaan pemerintah. Sebagai sosok yang sudah lama mengenal Prabowo, ia merasa memiliki kewajiban moral untuk mengingatkan agar gaya kepemimpinan mantan Danjen Kopassus tersebut bisa lebih adaptif dengan protokol kepresidenan dan ekspektasi masyarakat luas.
Editor : Firda Rachmawati
