Anggaran Bocor jadi Alasan Presiden Prabowo Sebut Gaji Guru di Indonesia Bisa Kecil
Presiden Prabowo ungkap alasan mengapa gaji guru di Indonesia kecil karena anggaran bocor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Di bandingkan negara tetangga, gaji guru di Indonesia dinilai sangat kecil dan pekerjaan guru kadang kurang dihargai di tanah air.
Dan kini Presiden Prabowo Suabianto mengungkapkan alasan mengapa gaji guru di Indonesia bisa kecil.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebocoran anggaran akibat praktik laporan ekspor palsu oleh pengusaha yang merugikan keuangan negara hingga ribuan triliun rupiah sehingga turut berdampak pada gaji guru.
"Kita telah rugi 908 miliar dolar selama 34 tahun atau Rp15 ribu triliun. Rp15 ribu triliun saudara-saudara, ini semua data keluar saya ingin sampaikan dalam forum ini," jelas Presiden Prabowo.
Prabowo ungkap dirinya ingin memberi pemahaman kepada para kiai yang hadir di Munas dan Konbes NU bahwa kebocoran anggaran tersebut yang menyebabkan negara kekurangan anggaran dan berdampak pada gaji guru serta pegawai negeri.
"Saya ingin saudara-saudara NU sebagai pemimpin, sebagai ulama, sebagai guru, sebagai pembimbing rakyat harus mengerti kenapa gaji guru tidak bisa baik, kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik, kenapa anggaran selalu kurang, iya kan? Karena uangnya nggak ada," pinta Presiden.
Presiden menjelaskan manipulasi volume komoditas yang dilaporkan oleh pengusaha nakal menjadi penyebab utama mengapa anggaran negara untuk kesejahteraan rakyat selalu mengalami kekurangan.
"Hanya bangsa yang bodoh yang akan meneruskan suatu sistem di mana kekayaan bangsa tidak tinggal di bangsa itu," tambah Presiden Prabowo.***
Editor : Irma Nurfajri

