Angkot Cimahi Hangus Terbakar

Angkot Cimahi Hangus Terbakar
ANGKOT TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran tampak berusaha memadamkan api yang membakar angkot di Jalan Somawinata Cimahi.(Foto ISTIMEWA)

INILAH, Cimahi - Sebuah angkutan kota (angkot) jurusan Cimahi–Padalarang tak lagi bisa digunakan setelah dilalap api di Jalan Somawinata, Kota Cimahi.

Kobaran api yang muncul dari bagian jok belakang itu membesar dengan cepat hingga menghanguskan seluruh kendaraan, diduga diperparah oleh bahan bakar minyak yang disimpan dalam galon di dalam angkot.

Peristiwa pada Minggu (11/10) sekitar pukul 19.58 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp75 juta.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan laporan resmi diterima petugas pada pukul 20.17 WIB. Tim kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 20.25 WIB, delapan menit setelah laporan diterima.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian jok belakang kendaraan. Kobaran api kemudian membesar dengan cepat, diduga dipicu bahan bakar minyak yang disimpan di dalam galon.

"Kobaran api kemudian membesar dengan cepat yang diduga kuat dipicu oleh adanya bahan bakar minyak yang disimpan di dalam galon di dalam angkot tersebut," jelas Aep dalam keterangannya, Senin (12/10).

Guna mengatasi kebakaran, petugas mengerahkan satu unit mobil pancar dari Damkar Kota Cimahi, dua unit mobil pancar dari Damkar Kabupaten Bandung Barat, serta satu unit kendaraan penyelamatan atau rescue.

"Dua personel Regu 1 bersama petugas Damkar KBB dan PMI langsung menindaklanjuti untuk meredam api agar tidak menjalar ke bangunan sekitar maupun kendaraan lain," sebutnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh atau overhaul untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan selesai pada pukul 20.49 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke markas pada pukul 21.10 WIB.

Aep mengingatkan para pengemudi kendaraan umum maupun pribadi agar rutin memeriksa instalasi kelistrikan kendaraan. Ia juga menyoroti kebiasaan menyimpan bahan bakar minyak dalam wadah terbuka atau galon di dalam kendaraan karena berisiko mempercepat penyebaran api saat kebakaran terjadi.

(agus satia negara/gin)


Editor : Inilahkoran