Antisipasi Euforia Kemenangan Persib, Pemkot Bandung Petakan Titik Rawan Konvoi Bobotoh dan Kerahkan Petugas Gabungan

Menjelang laga seru antara Persib Bandung melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat malam, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi potensi euforia yang berlebihan dari para pendukung setia Persib, Bobotoh.

Antisipasi Euforia Kemenangan Persib, Pemkot Bandung Petakan Titik Rawan Konvoi Bobotoh dan Kerahkan Petugas Gabungan
Antisipasi Euforia Kemenangan Persib, Pemkot Bandung Petakan Titik Rawan Konvoi Bobotoh dan Kerahkan Petugas Gabungan

INILAHKORAN, Bandung – Menjelang laga seru antara Persib Bandung melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat malam, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi potensi euforia yang berlebihan dari para pendukung setia Persib, Bobotoh.

Pemerintah memetakan sejumlah titik rawan yang kerap menjadi jalur Konvoi dan lokasi penumpukan massa usai pertandingan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengungkapkan bahwa beberapa ruas jalan strategis di Kota Bandung seperti Jembatan Layang Pasupati, Kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Merdeka, hingga Kawasan Asia Afrika dan Alun-Alun Kota Bandung, berpotensi menjadi titik kumpul dan jalur pawai para Bobotoh.

“Jalur itu yang kemarin banyak terjadi penumpukan dan Konvoi. Ini perlu kita antisipasi serius,” ujar Rasdian dikutp ari ANTARA.

Sebagai langkah konkret, personel dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan dikerahkan ke titik-titik yang diprediksi padat untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga agar pergerakan massa tetap lancar serta tidak menimbulkan kemacetan atau gangguan ketertiban umum.

“Kami juga mengimbau agar massa tidak terlalu lama berhenti di satu titik. Pergerakan harus terus dijaga,” tambah Rasdian.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga turut memberikan imbauan khusus kepada para Bobotoh agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama merayakan potensi kemenangan Persib.

Ia menekankan bahwa euforia adalah hal yang wajar dalam dunia olahraga, namun tetap harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab.

“Euforia boleh, pawai silakan, tapi hati-hati. Tetap jaga ketertiban, jaga keamanan, dan jangan sampai bikin orang deg-degan,” tutur Farhan dengan nada bersahabat namun tegas.

Farhan juga mengingatkan bahwa kebahagiaan dan semangat perayaan jangan sampai berubah menjadi gangguan bagi masyarakat luas. Ia berharap para suporter bisa menunjukkan bahwa cinta pada sepak bola juga tercermin dari sikap dan perilaku yang dewasa.

“Jangan biarkan kebahagiaan berubah menjadi euforia yang berlebihan. Kita harus menunjukkan bahwa sebagai pencinta sepak bola, kita bisa mengekspresikan kegembiraan dengan cara yang bisa diterima semua pihak,” pungkasnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan