Viral Pidato Prabowo Soal Nuklir di Acara Pramuka, Tayangan Live Langsung Diputus

Momen pidato Presiden Prabowo Subianto soal potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah mendadak terputus di siaran live. Simak ulasan selengkapnya.

Viral Pidato Prabowo Soal Nuklir di Acara Pramuka, Tayangan Live Langsung Diputus
Viral Pidato Prabowo Soal Nuklir di Acara Pramuka, Tayangan Live Langsung Diputus

INILAHKORAN.ID - Sebuah momen unik dalam pidato Presiden Prabowo Subianto mendadak viral di media sosial. 

Saat sedang memaparkan pandangannya mengenai dinamika geopolitik global dan potensi perlombaan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah, siaran langsung pidato tersebut tiba-tiba terputus dan beralih tayangan.

​Momen tersebut terjadi saat Presiden Prabowo menghadiri acara gerakan Pramuka.

Video cuplikan pidato yang diunggah oleh berbagai akun media sosial, salah satunya @voxnetizens, langsung memancing sorotan luas warganet.

​Singgung Potensi Perlombaan nuklir Timur Tengah

​Dalam potongan video tersebut, Presiden Prabowo tengah menguraikan analisis geopolitik terkait dampak stabilitas keamanan dunia jika ada negara di kawasan Timur Tengah yang menguasai teknologi nuklir.

​"Sekarang Iran punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirates juga mau punya senjata nuklir, Qatar juga mau punya, Mesir juga mau punya senjata nuklir," ujar Prabowo dalam penggalan pidatonya.

​Pernyataan tersebut menyoroti kekhawatiran geopolitik global mengenai efek domino (domino effect), di mana kepemilikan senjata pemusnah massal oleh satu negara dapat memicu negara-negara tetangga seperti Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Mesir untuk ikut mengembangkan kekuatan serupa.

​Namun, hal yang menjadi perbincangan hangat publik adalah apa yang terjadi sesaat setelah pernyataan tersebut diutarakan. Ketika pembahasan mengenai isu sensitif tersebut sedang berlangsung, siaran langsung pidato tiba-tiba terhenti karena gangguan teknis mikrofon/audio, sebelum akhirnya tayangan dipindahkan ke jeda iklan.

​Sontak, momen pemotongan tayangan live tersebut memicu beragam reaksi dan spekulasi dari warganet. Tak sedikit yang menyebut hal itu dilakukan demi kemanan negara.


Editor : Firda Rachmawati