Api Menjalar di Lahan Kering Cipageran
PEMBAKARAN sampah diduga memicu kebakaran lahan kering di Cipageran, Cimahi. Api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Kobaran api muncul di antara alang-alang, dedaunan kering, dan rumpun bambu di sekitar Pemakaman Umum Cipageran, Jalan Kolmas, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Senin (19/10) sore.
Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah itu merambat cepat di lahan kering hingga memerlukan penanganan petugas pemadam kebakaran.
Peristiwa tersebut diperkirakan bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Laporan resmi baru diterima petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi pada pukul 17.55 WIB.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan tidak jauh dari lokasi kebakaran.
“Hasil pemeriksaan sementara di lapangan menunjukkan bahwa api berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan tidak jauh dari lokasi, lalu dengan cepat merambat ke rumput dan daun-daun kering yang mudah terbakar,” kata Aep dalam keterangannya, Selasa (20/10).
Kobaran api itu pertama kali diketahui seorang santri Pesantren Misbahunur. Melihat api di seberang lingkungan pesantren, santri tersebut segera melaporkannya kepada petugas keamanan pesantren.
Upaya mencari bantuan kemudian dilakukan dengan mendatangi Pos Wilayah Utara di kawasan Pasar Kuda. Laporan tersebut menjadi langkah awal penanganan kebakaran sebelum api meluas lebih jauh.
Dua unit mobil pemadam kebakaran, yakni Unit 12 dan Unit 09, dikerahkan ke lokasi. Petugas Alfi, Asep, dan Maul turut melakukan penanganan untuk memadamkan api.
“Api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, luas area yang terbakar serta estimasi nilai kerugian masih dalam proses pendataan dan belum tercantum dalam laporan awal,” ujar Aep.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat terhadap risiko pembakaran sampah di sekitar lahan kering. Alang-alang dan tumpukan dedaunan yang mudah terbakar dapat membuat api menjalar dengan cepat, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering.
Aep mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan, terlebih di dekat rerumputan kering, tumpukan daun, maupun pepohonan. Aktivitas yang dianggap sederhana itu berisiko memicu kebakaran ketika api merambat ke vegetasi di sekitarnya.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas. Pelaporan sejak dini menjadi salah satu langkah penting agar kebakaran dapat segera ditangani dan dampaknya tidak semakin besar. (agus satia negara/gin)
Editor : Inilahkoran
