Aprilia Tak Ingin Ambil Risiko: Jorge Martin Akan Dirawat Seperti Anak Sendiri hingga Pulih 100 Persen, Savadori Gantikan di Jerez
Aprilia Racing menunjukkan komitmen luar biasa terhadap kesejahteraan pembalapnya, Jorge Martin. Setelah sang juara dunia bertahan mengalami cedera serius dalam debutnya bersama Aprilia di Qatar, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menegaskan bahwa timnya tidak akan tergesa-gesa memaksakan Martin untuk kembali ke lintasan sebelum benar-benar pulih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Aprilia Racing menunjukkan komitmen luar biasa terhadap kesejahteraan pembalapnya, Jorge Martin.
Setelah sang juara dunia bertahan mengalami cedera serius dalam debutnya bersama Aprilia di Qatar, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menegaskan bahwa timnya tidak akan tergesa-gesa memaksakan Martin untuk kembali ke lintasan sebelum benar-benar pulih.
Martin, yang datang ke Aprilia dengan ekspektasi tinggi, harus memulai musim 2025 dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya prima. Hal itu terbukti dalam balapan pembuka di Qatar dua pekan lalu.
Namun kali ini, Rivola tak ingin mengulang kesalahan serupa. Ia memilih untuk memprioritaskan pemulihan penuh sang pembalap, bukan sekadar hasil cepat.
“Satu-satunya hal yang harus kami lakukan sekarang adalah memperlakukannya seperti anak sendiri,” kata Rivola, dikutip dari ANTARA.
“Jika saya memiliki anak laki-laki, saya ingin dia kembali saat dia siap melakukannya dan membuatnya merasa bahwa kami mencintainya dan kami tetap dekat dengannya. Dan itu adalah prioritas nomor satu,” tegasnya.
Dengan absennya Martin di GP Jerez, Aprilia kembali menunjuk Lorenzo Savadori sebagai pembalap pengganti. Savadori sebelumnya sudah dua kali menggantikan Martin di musim ini—yakni di GP Thailand dan GP Amerika Serikat.
Rivola mengakui bahwa meskipun sulit melakukan pengujian saat akhir pekan balapan, Savadori mampu menjalankan tugasnya dengan baik berkat pendekatan mentalnya yang dewasa.
“Selalu sangat sulit (untuk menguji dengan pembalap) selama akhir pekan balapan. Namun sekarang Lorenzo dapat melakukannya dengan mudah karena sikap mental dan pendekatannya, ia tahu bahwa ia di sini untuk menguji,” jelas Rivola.
Sementara itu, soal performa pembalap kedua mereka, Marco Bezzecchi, Rivola mengaku tetap puas walau sang mantan rider VR46 itu belum berhasil finis di lima besar dalam empat seri yang sudah digelar musim ini.
“Sejujurnya, saya senang dengan Marco,” ungkap Rivola. Bezzecchi saat ini berada di posisi ketujuh klasemen sementara pembalap dengan koleksi 32 poin—sebuah pencapaian yang dianggap menjanjikan mengingat proses adaptasinya dengan motor Aprilia yang belum lama ini dimulai.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan
