Bangkitkan Ekonomi Setempat, Warga Sindangrasa Sambut Positif Pembangunan Jalan R3
Pemerintahan Kelurahan Sindangrasa menyatakan kesiapan warga menyambut kelanjutan proyek Regional Ring Road (R3) yang menghubungkan jalan Tajur hingga Warung Ja
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Kelurahan Sindangrasa menyatakan kesiapan warga menyambut kelanjutan proyek Regional Ring Road (R3) yang menghubungkan jalan Tajur hingga Warung Jambu.
Lurah Sindangrasa Muhamad Badru Jaman memaparkan, kelanjutan pembangunan Jalur R3 yang akan melintasi wilayah Sindangrasa. Proyek pembangunan alternatif akses jalan bisa memicu kebangkitan ekonomi warga sekitar yang dilintasi jalan sekaligus solusi mengurai kemacetan Jalan Raya Tajur.
"Sindangrasa karena berasa di dalam, potensinya agak kurang karena aksesnya tersembunyi jika dibandingkan dengan wilayah yang berada di sisi jalan utama. Tetapi nanti apabila sudah ada Jalur R3 dan terkoneksi, kebangkitan ekonomi di Sindangrasa akan sangat luar biasa," kata Badru di kantor Kelurahan Sindangrasa, Selasa (9/6/2026).
Badru memaparkan, perihal dinamika pembebasan lahan dan respons sosial di wilayah Sindangrasa, bahwa proses komunikasi dengan warga terdampak berjalan sangat kondusif.
"Secara kasat mata, masyarakat justru menyambut baik dan mendukung penuh. Mereka sering bertanya kapan realisasinya. Komunikasi dan sosialisasi lewat RT, RW, serta tim teknis berjalan aman juga lancar. Kami terus memverifikasi data agar tidak ada satu pun bidang tanah warga yang terlewat atau tidak terdaftar," paparnya.
Badru menjelaskan, terkait rencana pembangunan jalan R3 yang melintasi tempat wisata Kuntum Nursery, pihak kelurahan menyatakan belum menerima informasi detail atau data resmi dari pihak manajemen mengenai langkah tempat wisata tersebut apakah akan bertahan atau berpindah lokasi.
"Selama ini keberadaan Kuntum Nursery memberikan kontribusi positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan partisipasi lingkungan Sindangrasa. Tapi mudah-mudahan kondusif proses Jalan R3 ini dan menjadi pemicu kebangkitan ekonomi Sindangrasa," jelasnya.
Badru menerangkan, pihaknya juga akan mengoptimalkan jalur alternatif ke arah Ciawi dari Katulampa dengan melakukan pemasangan rambu-rambu petunjuk jalan dan lampu penerangan jalan.
"Jadi wilayah kami bisa terekspos karena dilintasi roda dua yang melintasi jalur alternatif ke Ciawi. Terkadang pengendara roda dua masih bingung jalur alternatif, makanya kami akan sediakan rambu-rambu sebagai petunjuk," terangnya.
Badru membeberkan, Pemkot Bogor juga terus mengucurkan anggaran intervensi ke wilayah Sunda, pada tahun anggaran 2025 realisasi belanja pembangunan di Sindangrasa bersumber dari APBD Kota Bogor, ditambah intervensi APBN sebesar Rp140 juta.
"Tetapi ada kontribusi CSR dan swadaya masyarakat senilai Rp100 juta yang mencerminkan tingginya semangat gotong royong warga," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
