Bangunkan Raksasa Tidur, Rudy-JA Wujudkan Bogor Istimewa dan Gemilang
Mimpi membangunkan raksasa yang tidur demi Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang bisa terwujud seiring Partai Gerindra yang resmi memberikan formulir B1KWK atau surat rekomendasi kepada pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Mimpi membangunkan raksasa yang tidur demi Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang bisa terwujud seiring Partai Gerindra yang resmi memberikan formulir B1KWK atau surat rekomendasi kepada pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade.
Semalam, bertempat di Kantor DPP Partai Gerindra di Jakarta, Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor 2019-2024, diserahkan formulir B1KWK tersebut langsung dari tangan Sekjend DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Jika tak ada aral melintang, pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade pun akan mendaftarkan diri bersama partai koalisi lainnya yang tergabung di Koalisi Indonedia Maju (KIM) seperti Partai Demokrat, PAN dan PSI untuk maju di ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor.
"Ya, Selasa Malam, kami mendapatkan kabar bahwa pasangan Rudy Susmanto-Jari Ade akan mdndaftarkan diri sebagai Calon Bupati (Cabup) - Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor 2024," ucap Ketua KPU Kabupaten Bogor Muhamad Adi Kurnia kepada wartawan, Rabu, 28 Agustus 2024.
Muhamad Adi Kurnia menuturkan untuk pasangan Cabup - Cawabup Bogor lainnya, hingga saat ini belum ada pemberitahuan atau kabar. Padahal, sebelum mendaftarkan pasangan Cabup - Cawabupnya, mereka diwajibkan oleh Peraturan KPU (PKPU) untuk memberitahukan ke Kantor KPU di wilayahnya masing-masing.
"Hingga Selasa malam, baru satu pasangan yang memberitahukan akan mendaftarkan diri sebagai Cabup - Cawabup Bogor. Lalu PDI Perjuangan di hari yang sama juga akan mendaftarkan diri, tetapi belum tau siapa Cabup-Cawabupnya. Kami masih menunggu kabar dari teman-teman partai politik lainnya," tutur Muhamad Adi Kurnia.
Informasi yang dihimpun Inilah Koran, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Rudy Susmanto terpilih kembali menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 dan ikut dilantik Selasa siang kemarin.
Ia pun siap menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Kantor KPU Kabupaten Bogor, di Jalan Raya Tegar Beriman, Pakansari, Cibinong.
Sementara Jaro Ade, pasca menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2018, langsung menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat dan sibuk sebagai pengusaha dan aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai Wakil Ketua Bidang.
Pada 13 Juni lalu, bertempat di Kantor Lembaga Study Visi Nusantara, Jaro Ade dan Rudy Susmanto yang menjadi pembicara dalam diskusi cetak biru Kabupaten Bogor.
Mereka pun bersepakat untuk bersama-sama membangunkan 'raksasa tidur' (Kabupaten Bogor) dari mimpi panjangnya. Apalagi, Bumi Tegar Beriman adalah rumah bagi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Kami ingin bersama-sama memberikan ide gagasannya untuk membangun Kabupaten Bogor, dimana kita juga akan menjalankan program nasional sekitar 70 persen, dan 30 persen sisanya program Kabupaten Bogor sendiri," ungkap Jaro Ade.
Jaro Ade menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor akan mendapatkan keuntungan dengan terpilihnya Prabowo Subianto, karena Kabupaten Bogor akan mudah dilirik oleh investor.
"Saya optimis, Kabupaten Bogor yang memiliki Presiden, nantinya dilirik oleh para investor. Keberadaan pengusaha, tentunya akan mengurangi angka pegangguran dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Rudy Susmanto menambahkan selama beberapa tahun ini, Kabupaten Bogor diibaratkan raksasa yang tidur. Ia menilai hal itu terjadi, karena banyak program kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak terintegritas satu sama lainnya.
"Saya melihan banyak program kerja SKPD yang tidak terintegritas satu sama lainnya, hingga ekonomi kita tidak tumbuh dan banyak juga pengangguran. Saya yakin, jika aspirasi kita titipkan ke Jaro Ade, maka ia bisa melaksanakannya," tambah Rudy Susmanto.
Ia melanjutkan bahwa akibat raksasanya tertidur, maka Bupati - Wakil Bupati Bogor kedepan butuh percepatan dalam pembangunan.
Hingga Kabupaten Bogor juga perlu dukungan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat maupun Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).
"Saya pribadi sepakat dengan Jaro Ade, bahwa kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Bogor yang kita cintai," lanjut Rudy Susmanto. ***
Editor : Ahmad Sayuti
