Mengenal Protein Nabati, 7 Manfaat dan Sumber Terbaiknya untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Protein merupakan zat gizi makro yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan, membuat enzim, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Protein sangat penting untuk pertumbuhan otot, energi, dan kesehatan secara keseluruhan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - protein merupakan zat gizi makro yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan, membuat enzim, dan meningkatkan kekebalan tubuh. protein sangat penting untuk pertumbuhan otot, energi, dan kesehatan secara keseluruhan.
protein nabati, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian, memberikan manfaat bagi kesehatan jantung Anda.
protein nabati kaya akan serat dan antioksidan, yang berkontribusi pada diet seimbang dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Para vegetarian yang ingin menjadikan protein nabati sebagai bagian dari diet mereka harus mengetahui semua tentang protein nabati.
protein nabati tidak hanya kaya akan protein tetapi juga menyediakan nutrisi tambahan seperti serat, vitamin, dan mineral. Meskipun protein nabati mungkin tidak mengandung semua asam amino esensial dalam satu sumber, menggabungkan berbagai makanan nabati dapat memenuhi kebutuhan tubuh Anda.
Ketahui 7 alasan utama untuk memasukkan lebih banyak protein nabati dalam makanan Anda:
1. Kaya akan antioksidan
Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung.
Menurut penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Antioxidants, sebagian besar protein nabati, seperti yang ditemukan dalam kacang-kacangan, lentil, dan kacang-kacangan, sering kali mengandung banyak vitamin dan fitokimia seperti flavonoid dan karotenoid yang berkontribusi terhadap sifat antioksidannya.
Makanan ini dapat membantu melindungi tubuh Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas yang berbahaya.
2. Meningkatkan kesehatan usus
Makanan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian utuh kaya akan serat makanan, yang dapat membantu melancarkan buang air besar, mendukung bakteri usus yang bermanfaat, dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.
3. Baik untuk jantung Anda
Makanan nabati cenderung lebih rendah lemak dan kolesterol tidak sehat dibandingkan dengan produk hewani, yang membuatnya sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.
Tambahkan makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang tidak hanya rendah lemak tidak sehat tetapi juga kaya akan nutrisi yang menyehatkan jantung seperti asam lemak omega-3, kalium, dan magnesium. Menurut jurnal Nutrients, pola makan kaya protein nabati yang kaya akan nutrisi ini dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.
4. Dapat menurunkan risiko kanker
Pola makan yang kaya protein berbasis tanaman penuh dengan serat, vitamin, dan nutrisi penting lainnya yang dapat melindungi Anda dari jenis kanker tertentu, terutama kanker payudara, ungkap sebuah penelitian yang diterbitkan dalam BMC Women's Health.
Misalnya, sayuran seperti brokoli dan kubis brussel, yang kaya akan protein nabati, dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah. Selain itu, protein nabati biasanya bebas dari senyawa berbahaya dalam beberapa produk hewani, yang dapat berkontribusi pada penurunan risiko kanker.
5. Membantu manajemen berat badan
protein nabati juga bermanfaat jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan. protein nabati sering kali lebih mengenyangkan daripada protein hewani, yang dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan tetap kenyang lebih lama.
6. Mendukung kesehatan otot
Baik protein hewani maupun nabati dapat membantu membangun massa otot, tetapi Anda harus berolahraga secara teratur. Tambahkan makanan berprotein nabati, seperti quinoa, kedelai, dan biji rami, untuk menyediakan semua asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan otot. Makanan ini juga mengandung nutrisi penting lainnya, seperti lebih banyak serat dan lebih sedikit lemak tidak sehat, yang membuatnya sangat sehat untuk Anda.
7. Dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2
Mengonsumsi makanan berprotein nabati yang mencakup kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan dikaitkan dengan kontrol glikemik yang lebih baik dan resistensi insulin yang lebih rendah.
Makanan tersebut juga umumnya lebih rendah lemak dan gula yang tidak sehat, yang dapat berkontribusi pada kontrol gula darah yang lebih baik. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition, meningkatkan asupan protein nabati dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 tanpa menyebabkan penambahan berat badan
Berikut ini beberapa protein nabati terbaik yang harus Anda sertakan dalam pola makan rutin Anda:
Kacang lentil
Kacang arab
Kacang hitam
quinoa (biji bijian)
Tahu
Tempe
Kacang-kacangan dari Jepang
Biji rami
Biji chia
Kacang almond
Kacang polong
Gandum
Bunga matahari
spirulina
Editor : Firda Rachmawati


