Baru juga Debut, Girl Grup Baru Lee So Man A20 LITE Hadapi Kontroversi Ibu Aijing
Ibu member A20 LITE Aijing terlibat kontroversi terkait gaji karyawan yang belum dibayar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada 12 Oktober 2026, Lee Soo Man debutkan girl grup baru bernama A20 LITE dengan 9 orang member.
Namun pada 14 Oktober 2026, menurut media Tiongkok, ibu member Aijing merilis pernyataan resmi di Weibo yang membahas kontroversi tersebut dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang terkena dampak perselisihan pembayaran upah.
Dalam pernyataannya, ibu Aijing menjelaskan bahwa sebelumnya dia menjalankan bisnis di sektor pendidikan, tetapi situasi keuangan perusahaan memburuk dengan cepat, yang akhirnya menyebabkan kesulitan operasional yang parah dan perselisihan terkait utang.
“Terlepas dari keadaan apa pun, kegagalan membayar uang yang seharusnya dibayarkan tepat waktu adalah kesalahan saya, dan itu adalah sesuatu yang harus saya akui dan tanggung jawabkan,” ujarnya.
Dia menambahkan, “Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang telah menderita akibatnya.”
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa krisis keuangan perusahaan dan perubahan lingkungan bisnis telah menghambat penyelesaian masalah seperti yang diharapkan.
Namun, dia menekankan bahwa ia secara aktif berupaya mencari solusi. “Saat ini saya sedang menghubungi pihak-pihak terkait secara individual untuk membahas kemungkinan solusi,” katanya.
“Saya tidak akan menghindari tanggung jawab saya dan akan terus bertanggung jawab hingga setiap masalah terselesaikan.”
Ibu Aijing juga menekankan bahwa putrinya tidak terlibat dalam kontroversi tersebut dan tidak boleh dimintai pertanggungjawaban atas urusan bisnis orang tuanya.
“Tanggung jawab atas masalah ini terletak pada kami, orang tuanya, dan merupakan tugas kami untuk menyelesaikannya dengan tepat,” jelasnya.
“Putri saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan bisnis yang sebelumnya saya jalankan atau perselisihan terkait apa pun.”
Kontroversi bermula setelah mantan karyawan sebuah perusahaan pendidikan yang berbasis di Beijing, yang dilaporkan memiliki hubungan dengan orang tua Aijing, mengklaim bahwa mereka belum menerima gaji mereka dengan benar sejak tahun 2024.
Menurut laporan, ibu Aijing menjabat sebagai perwakilan hukum perusahaan, sementara ayahnya memegang posisi pengawas.***
Editor : Irma Nurfajri
