Ini Tanggapan Lee Soo Man saat Banyak yang Khawatirkan A20 LITE Masih diBawah Umur

Lee Soo Man tanggapi permasalahan debutkan member A20 LITE yang masih di bawah umur.

Ini Tanggapan Lee Soo Man saat Banyak yang Khawatirkan A20 LITE Masih diBawah Umur
Girl grup A20 LITE.
Banner bank bjb

INILAHKORAN, Bandung - Saat girl grup baru Lee Soo Man, A20 LITE debut, banyak publik yang khawatir pada member yang masih di bawah umur yang barru berusia 13 dan 14 tahun.

Lee Soo Man kini telah menanggapi kekhawatiran terkait usia muda beberapa member grup idola baru A2O Entertainment.

Lee Soo Man, produser utama A2O Entertainment, menyampaikan pidato utama berjudul 'Kreativitas Manusia dan Masa Depan Budaya K-Pop' di sebuah forum yang diadakan di pusat konvensi Sebitseom di Seocho-gu, Seoul.

Forum tersebut diadakan dengan tema 'Budaya K-Pop X Teknologi: Jalan Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan.'

Dalam pidatonya, Lee Soo Man mengatakan, "Dua tim baru saja memulai debutnya di A2O. Itu juga berkaitan dengan pertanyaan 'apa yang membuatnya berbeda.'"

"Memulai dengan dua tim, bukan satu. Melakukan hal itu di perusahaan yang baru diluncurkan sangat sulit bagi karyawan kami," katanya.

Lee Soo Man menambahkan, "Saya pikir kita bisa melakukannya jika kita mau mencoba. Saya sangat berterima kasih kepada karyawan kami. Para pria adalah A2O SOUL, dan para wanita adalah A2O LITE."

Lee Soo Man melanjutkan, "beberapa member berusia 13 tahun, dan beberapa berusia 14 tahun. Saya tahu banyak orang khawatir."

"Meskipun kami telah membangun banyak perangkat lunak, saya sangat menyadari bahwa ada banyak kekhawatiran."

"Bukannya sampai membuat saya susah tidur di malam hari, tetapi saya sering memikirkannya," katanya. "Saya akan baik-baik saja."

Dalam pidatonya, Lee Soo Man juga menekankan bahwa kunci budaya K-Pop di era AI adalah kebijaksanaan manusia, bukan teknologi itu sendiri. 

"Yang lebih penting daripada seberapa jauh teknologi berkembang adalah kebijaksanaan kita dalam memutuskan bagaimana teknologi itu akan ada dan bagaimana teknologi itu akan digunakan," katanya. 

Dia menjelaskan bahwa video musik A2O SOUL dan A2O LITE, yang debut pada 12 Oktober, difilmkan menggunakan 4D Gaussian Splatting, sebuah teknologi yang merekam gerakan seseorang dan ruang sekitarnya dengan beberapa kamera.

Lee Soo Man menambahkan bahwa hal terpenting yang ia pertimbangkan saat menciptakan kedua grup tersebut adalah esensi musiknya. 

"Menggunakan teknologi baru tidak secara otomatis menghasilkan konten yang bagus. Berbeda dari yang lain juga tidak serta merta menjadikannya konten yang bagus," katanya.

"Harus baru dan berbeda, tetapi pada akhirnya, orang-orang harus merasa bahwa itu 'bagus' terlebih dahulu."

Sementara itu, Lee Soo Man mendirikan SM Entertainment setelah bekerja sebagai penyanyi dan penyiar, dan meluncurkan A2O Entertainment setelah meninggalkan SM pada tahun 2023.***


Editor : Irma Nurfajri