Baru Turun dari Angkot, Seorang Perempuan Jadi Korban Penjambretan di Antapani
Aksi penjambretan menimpa seorang perempuan di Jalan Terusan Jakarta, Antapani Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Korban kala itu turun dari angkutan umum.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Aksi penjambretan menimpa seorang perempuan di Jalan Terusan Jakarta, antapani Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Korban kala itu turun dari angkutan umum.
Saat korban turun, ia dihampiri emoat orang pelaku penjambretan dan langsung menjambret barang berharga milik korban. Korban pun kehilangan gelang emasnya.
Salah seorang juru parkir, Rizky (32), mengatakan saat peristiwa terjadi, korban sempat teriak meminta tolong sekitar pukul 13.30 WIB. Ia yang tengah memarkirkan kendaraan sontak menoleh ke sumber suara.
"Si Ibunya (korban) teriak 'a jambret," kata dia, belum lama ini.
Dia bilang, terduga pelaku penjambretan yang berjumlah sekitar 4 orang kabur sesuai mencuri gelang emas korban. Setelah itu Rizky dan kawan-kawannya mencoba untuk mengejar mereka.
Rizky menyebut mobil berwarna hitam itu kabur ke arah Jalan Jakarta dengan cara putar balik. Kemudian mobil yang dikendarai para terduga pelaku masuk ke gang Jakarta 1.
Di sana, kata dia, mereka keluar dari mobil untuk melarikan diri. Itu karena ukuran jalan di gang tersebut tak cukup buat mobil melaju.
"Pas mentok karena jalan buntu gak masuk mobil, mereka keluar. Dua orang itu kabur ke solokan," ungkapnya.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara warga dengan terduga pelaku. Menurut Kepala Keamanan RW 1 Kelurahan Antapani Tengah, Dede, terduga pelaku yang lari ke selokan ada dua. Sedangkan satu ke arah gang Purwakarta 4.
Dua terduga pelaku yang kabur lewat sungai itu dikejar oleh warga. Mereka mengejar terduga pelaku sekitar 100 meter lebih di sungai. Namun yang tertangkap oleh warga hanya satu.
"Iya ada. Disitu kena. Yang satu lagi ngga ke tangkap. Jadi jambret teriak jambret. 'Jambret-jambret' padahal manehna teh jambret keneh," kata Dede sembari menirukan suara jambret yang lari.
"Jadi kaya ngorbanin temen. Jadi dia mah selamat," lanjutnya.
Sementara itu, ia juga menceritakan kronologi terduga pelaku yang kabur ke arah gang Purwakarta 4 tertangkap. Dede menuturkan, terduga pelaku itu sebenarnya bisa saja kabur.
Namun karena diduga tak tahu jalan, terduga pelaku menaiki angkot yang mengarah ke gang Jakarta 1. Ketika angkot itu terjebak karena macet, ada seorang warga yang melihatnya.
Alhasil terduga pelaku itu, kata dia, kelabakan. Beruntungnya, sebelum dihajar masa, terduga pelaku diamankan terlebih dahulu oleh pihak kepolisian.
"Yang ditangkap di sungai diamanin di dalam Pos RW. Yang kabur ke Purwakarta 4 naik angkot, lewat sini. Ketemu, untungnya ada Kapolsek. Untung ngga digebukin langsung diamanin," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Antapani, Kompol Yusuf Tojiri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dua dari empat terduga pelaku yang ditangkap telah diamankan ke Mapolsek Antapani dan diperiksa.
"Betul untuk pelaku dalam proses penyidikan di Polsek Antapani," ungkapnya saat dikonfirmasi.
Editor : Ahmad Sayuti

