Benarkah Kemiskinan Turun 8,07 Persen di Era Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Di era dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, tingkat kemiskinan turun 8.07 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Pemerintahan Prabowo-Gibran memasuki tahun kedua dan kabarnya kemiskinan telah menurun.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut tingkat kemiskinan di Indonesia turun menjadi 8,07 persen pada Maret 2026.
Perhitungan 8,07 persen ini dengan jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 22,93 juta orang dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom Kurnia Ramadhana mengatakan angka tersebut berkurang 920 ribu orang dibandingkan Maret 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Selain penurunan tingkat kemiskinan, kemiskinan ekstrem juga menunjukkan tren penurunan. Dalam periode 2021-2025, tingkat kemiskinan turun dari 10,14 persen menjadi 8,47 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem berkurang dari 2,14 persen menjadi 0,85 persen.
Pemerintah juga mengembangkan perlindungan sosial berbasis data terpadu untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sekaligus memperkuat upaya keluarga agar dapat keluar dari kemiskinan.
Pemerintah juga kini memperluas kesempatan kerja melalui Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi.
Program tersebut menargetkan 100.000 peserta pada 2025 dan meningkatkan kuota menjadi 150.000 peserta pada 2026.
Evaluasi program magang pada 2025 menunjukkan sekitar 30 persen peserta ditawari untuk melanjutkan bekerja dan diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka menjalani magang.
Program tersebut diharapkan membantu meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi, memperkuat kesiapan memasuki dunia industri, dan memperluas peluang memperoleh pekerjaan yang lebih stabil.***
Editor : Irma Nurfajri
