Berawal dari Niat Hilangkan Trauma, Bilqis Przkyla Kini Torehkan Prestasi dari Cabor Selam di Tingkat Internasional 

Komitmen dan konsisten menjadi prinsip sekaligus kunci keberhasilan Bilqis Prizkyla (16) untuk menorehkan prestasi di kancah internasional.

Berawal dari Niat Hilangkan Trauma, Bilqis Przkyla Kini Torehkan Prestasi dari Cabor Selam di Tingkat Internasional 
Komitmen dan konsisten menjadi prinsip sekaligus kunci keberhasilan Bilqis Prizkyla (16) untuk menorehkan prestasi di kancah internasional.

INILAHKORAN, Cimahi - Komitmen dan konsisten menjadi prinsip sekaligus kunci keberhasilan Bilqis Prizkyla (16) untuk menorehkan prestasi di kancah internasional.

Di usianya yang masih belia, Bilqis bersama rekannya Davina Ananda Putri Makayla mampu membuktikan dirinya mampu meraih dua medali perak dan satu medali perunggu pada Kejuaraan XXVII CMAS Finswimming World Cup Round 4 di Kolam Renang Prince Of Songkhla University Phuket, Thailand.

Atlet binaan Cabor Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Cimahi ini mendapatkan dua medali perak pada nomor 400 meter Bifins Junior Putri dengan memecahkan rekor nasional.

Berkat prestasi yang diraihnya, Bilqis dan Davina pun diganjar bonus atlet oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi senilai Rp48 juta.

"Komitmen yang kuat dan konsisten dalam berlatih menjadi modal saya untuk meraih prestasi," kata Bilqis, Selasa 11 Februari 2025.

Meski begitu, Bilqis pun mengakui terdapat banyak kendala yang dihadapi untuk meraih prestasi yang diimpikannya.

"Kendala yang paling sulit dihadapi dalam berlatih itu adalah melawan diri sendiri. Itu yang paling berat," ucapnya.

Namun, sambung Bilqis, dengan komitmen dan konsisten hal itu bisa ditaklukan sehingga ke depan tingga meningkatkan diri lebih dari apa yang didapat dari sekarang.

"Saya berharap ke depannya bisa lebih baik dari sekarang," imbuhnya.

Siswi yang bersekolah di SMAN 4 Bandung ini menuturkan, dirinya mulai berlatih sejak kelas 1 SD. Menurutnya, dirinya kali pertama berlatih hanya untuk menghilangkan trauma dan tidak berniat menjadi seorang atlet.

"Alhamdulillah saya berhasil menjadi juara, padahal dulu niat latihan itu buat ngilangin trauma bukan untuk jadi atlet," tuturnya.

Ketua POSSI Kota Cimahi, Dadan mengatakan,  keberhasilan yang diraih oleh para atlet tidak lepas dari peran dan dukungan orang tua. Selain itu, tekad yang kuat dalam bertanding untuk mencapai peraihan kemenangan yang memuaskan.

“Keberhasilan mengikuti kejuaraan Finswimming World Cup Round 4 dan Sea Wave 2024 tersebut tidak terlepas dari peran serta orang tua atlet," kata Dadan.

Termasuk, sambung Dadan, pelatih serta manager tim yang sangat solid, kompak dan saling memberikan kontribusi, serta semangat berjuang untuk mencapai target raihan medali.

"Kemenangan yang diraih menunjukkan bahwa para atlet bersungguh-sungguh dalam meraih sebuah kemenangan, disertai dengan pelatih yang memberikan pembinaan kepada para atlet untuk semakin unggul dalam mencapai prestasi," ujarnya.

Ke depan, pihaknya bakal mempersiapkan atletnya untuk berlaga di Porprov dan berbagai ajang lainnya. 

"Kami juga berharap Pemkot Cimahi bisa membentuk SDM di bidang olahraga lebih baik lagi," katanya.

Sebelumnya, kata Dadan, para atlet didikannya memang sudah berprestasi. Namun, untuk di level internasional baru sekarang.

Dirinya pun bersyukur lantaran bisa berkontribusi untuk Kota Cimahi dan membawa para atletnya ke tingkat internasional.

"Kami mengapresiasi atensi dari Pemkot Cimahi kepada para atlet berprestasi," ucapnya.***


Editor : JakaPermana