Beringin Merapatkan Akar, Bidik Kursi Baru
PEMILU 2029 masih beberapa tahun lagi. Golkar mulai memetakan peluang dan memperkuat mesin politik di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Partai Golkar mulai memetakan daerah pemilihan yang berpotensi kehilangan dukungan maupun wilayah yang berpeluang menambah kursi pada Pemilu 2029.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, pemetaan tersebut mengacu pada hasil pemilu sebelumnya, perkembangan politik, hasil Pilkada serentak, dan survei elektabilitas.
Langkah itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota fraksi DPR dan DPRD se-Indonesia di Kota Bandung, Minggu (11/10).
“Kita sudah memetakan, berdasarkan hasil Pemilu yang kemarin. Berdasarkan data statistik, kita sudah punya analisis mana daerah pemilihan yang rawan dan mana daerah pemilihan yang bisa tumbuh menambah kursi,” kata Sarmuji.
Menurutnya, analisis tersebut menjadi dasar untuk menyusun strategi di setiap daerah pemilihan, baik untuk mempertahankan basis dukungan maupun memaksimalkan peluang penambahan kursi.
Golkar juga mengonsolidasikan kader dan struktur partai hingga tingkat daerah. Para legislator didorong memperkuat peran dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Sebagai bagian dari koalisi pemerintah, Golkar turut meminta kader memperluas dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga tingkat lokal.
“Kita sebagai anggota koalisi ingin dukungan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta, tetapi sampai ke daerah-daerah. Kita instruksikan untuk mendukung program-program pemerintahan supaya visi dan misi presiden bisa tercapai dengan baik dan melaksanakan program dengan baik sampai 2029 yang akan datang,” ujarnya.
Golkar menargetkan penambahan kursi di DPR RI serta DPRD provinsi dan kabupaten/kota pada Pemilu 2029. Untuk mencapai sasaran tersebut, partai mengandalkan penguatan organisasi, kedekatan dengan masyarakat, dan analisis elektoral sebagai dasar strategi pemenangan.
(yuliantono/gin)
Editor : Inilahkoran
