Bobibos Melaju Pasar Dunia Dituju

BOBIBOS membuka peluang menembus pasar ASEAN. Timor Leste menyatakan dukungan untuk investasi dan pengembangan produksinya.

Bobibos Melaju Pasar Dunia Dituju
DORONG EKSPOR: Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta mendukung produksi bahan bakar nabati Bobibos yang merupakan temuan anak-anak Bangsa Indonesia. Tak hanya diproduksi di Negara Timor Leste, Jose Manuel Ramos Horta disebut mendorong agar bahan bakar Bobibos diekspor ke negara-negara ASEAN.(INILAH/REZA ZURIFWAN)

Oleh : Reza Zurifwan

Bahan bakar nabati Bobibos mulai diarahkan untuk menembus pasar internasional .Inovasi yang dikembangkan anak bangsa Indonesia ini disebut mendapat dukungan Presiden Timor Leste, Jose Manuel Ramos Horta.

Dia membuka peluang produksi di negaranya hingga ekspor ke sejumlah negara ASEAN. Dukungan tersebut membuka peluang kerja sama antara Timor Leste dan PT Inti Sinergi Formula, perusahaan yang mengembangkan teknologi bahan bakar Bobibos.

Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula, Mulyadi, mengatakan Ramos Horta tidak hanya mendukung produksi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mendorong perluasan pasar ke kawasan Asia Tenggara.

"Presiden Ramos Horta menyambut baik dan mendukung, bukan saja untuk produksi bahan bakar Bobibos pada kepentingan dalam negerinya, bahkan beliau akan roadshow untuk investasi dan ekspor ke negara-negara ASEAN," kata Mulyadi kepada wartawan, Rabu (14/10).

Menurut Mulyadi, kerja sama tersebut dirancang melalui pembentukan perusahaan bersama antara Pemerintah Timor Leste dan PT Inti Sinergi Formula.

Dalam skema kepemilikan yang disampaikan, pemerintah Timor Leste menguasai 51 persen saham, sedangkan PT Inti Sinergi Formula memiliki 49 persen saham.

Pembagian peran juga telah dirancang. Pemerintah Timor Leste bersama badan usaha milik negaranya bertugas menanamkan investasi, sementara PT Inti Sinergi Formula bertanggung jawab membangun teknologi dan mengembangkan inovasi bahan bakar tersebut.

"Tugas pemerintah Timor Leste dengan BUMNnya adalah menanam investasi, tugas kita (PT Inti Sinergi Formula) adalah membangun teknologi dan mengembangkan inovasinya bahan bakar Bobibos," terang Mulyadi.

Di balik rencana ekspansi itu, kesiapan bahan baku dan kapasitas produksi menjadi perhatian penting. Mulyadi mengatakan pihaknya akan memastikan ketersediaan jerami sebagai bahan baku sekaligus menyiapkan kapasitas produksi yang dibutuhkan.

Sistem produksi Bobibos di Timor Leste direncanakan memiliki sejumlah pilihan.

Produksi dapat dipusatkan di satu wilayah atau dilakukan secara bergerak menggunakan unit truk produksi yang dapat berpindah dari satu daerah ke daerah lain.

"Kami siap membangun pabrik di tiap kabupaten maupun kota, atau produksi bahan bakar Bobibos dilakukan di dalam unit truk produksi," ujarnya. (gin)


Editor : Inilahkoran